"Sumut menjadi dinamika terakhir di PPP karena di satu sisi PPP dengan PDIP sepakat di Jateng, di mana PPP dapat posisi cawagub. Di Jabar sepakat, artinya PDIP tidak ikut dalam koalisi mengusung RK (Ridwan Kamil). Untuk itu, PPP dapat posisi cawagub. Itu bagian kesepakatan," papar Arsul.
Sehingga, Anggota Komisi III DPR itu rela dan ikhlas untuk menerima tawaran mendukung Djarot-Sihar dari PDIP. Dengan dukungan dari PPP ini, genap sudah pasangan ini bisa melaju di Pilgub Sumut.
"Yang harus kami berikan, kami diminta mendukung paslon PDIP di Pilgub Sumut. Djarot dan Sihar," tukasnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.