nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditetapkan Tersangka, Zumi Zola Hormati Proses Hukum

Azhari Sultan, Jurnalis · Sabtu 03 Februari 2018 13:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 03 340 1854229 ditetapkan-tersangka-zumi-zola-hormati-proses-hukum-487NT9ydVK.jpg Gubernur Jambi Zumi Zola (Foto: Azhari Sultan/Okezone)

JAMBI – Pascapenetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (2/2/2018), Gubernur Jambi Zumi Zola menggelar konferensi pers di Rumah Dinas Gubernur Jambi, di kawasan Ancol, Pasar, Kota Jambi, Sabtu (3/2/2018). Ia berjanji akan tetap menghormati dan tunduk kepada proses hukum yang berlangsung di KPK.

“Saya berharap proses hukumya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kemudian, saya juga masih menunggu langkah apa ke depannya,” ungkap Zola.

Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi dari Kementerian Dalam Negeri bahwa dirinya akan dinonaktifkan dari jabatan saya sebagai gubernur. “Artinya, saya tetap bertugas sebagai gubernur untuk melayani masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zola tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Jambi yang menyampaikan doa, dukungan, dan perhatian kepada dirinya maupun keluarganya.

“Saya selaku gubernur dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih. Sebagai Gubernur Jambi, saya memohon maaf apabila pelayanan masyarakat ada yang kurang, sehingga terganggu,” paparnya.

(Baca Juga: Catatan Karir Zumi Zola dari Artis hingga Gubernur Bermasalah)

Dalam waktu dekat, lanjut Gubernur, akan berkoordinasi dengan kuasa hukumnya untuk mengadakan konferensi pers terkait masalah ini dengan detail.

Sekedar diketahui, Zumi Zola telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait sejumlah proyek di Provinsi Jambi. Dia ditetapkan tersangka bersama-sama dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Provinsi Jambi, Arfan.

(Baca Juga: PAN Akan Berhentikan Jabatan Zumi Zola sebagai Ketua DPW Jambi)

Dua pejabat di Provinsi Jambi tersebut ditetapkan tersangka oleh KPK berdasarkan hasil pengembangan penanganan perkara dugaan suap pengesahan RAPBD Jambi, tahun 2018. ‎Diduga, Zumi Zola menerima gratifikasi berupa hadiah dan uang sebesar Rp6 miliar.

Atas perbuatannya, kedua tersangka tersebut disangkakan melanggar Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

 

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini