nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meski Berstatus Tersangka, Zumi Zola Tetap Akan Jalankan Tugasnya sebagai Gubernur

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 14:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 07 337 1856008 meski-berstatus-tersangka-zumi-zola-tetap-akan-jalankan-tugasnya-sebagai-gubernur-XI8IgdsKt8.jpg Gubernur Jambi Zumi Zola berbincang dengan Mendagri Tjahjo Kumolo di sela-sela rakor kepada daerah seluruh Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018). (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Meski statusnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Jambi Zumi Zola menegaskan akan tetap menjalankan tugas.

“Saya sebagai gubernur saya akan menjalankan tugas ya. Tadi saya sudah bicarakan dengan Pak Mendagri (Tjahjo Kumolo),” ujar Zumi di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018).

Dirinya sudah berdiskusi dengan Mendagri soal tugasnya sebagai gubernur. Karena itu, dirinya tetap akan menjalankan tugas seperti biasa, termasuk soal tugas kedinasan.

“Tadi saya sudah bicarakan dengan Pak Mendagri, baik itu soal kedinasan, kementerian, maupun juga di Jambi,” paparnya.

Sementara itu, terkait kasus dugaan penerimaan hadiah serta janji terkait sejumlah proyek di Provinsi Jambi yang menjeratnya, Zumi Zola mengaku siap menjalani proses hukum. “Saya akan mengikuti menghormati semua tahapan atau proses hukum,” tuturnya.

Penetapan tersangka Zumi Zola merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Jambi, tahun 2018. Dalam hal ini, KPK menyangka Zumi telah menerima gratifikasi berupa hadiah dan uang sebesar Rp6 miliar.

(Baca Juga: Zumi Zola Hadiri Raker di Jakarta, KPK: Belum Ada Pemanggilan Hari Ini)

Selain Zumi, lembaga antikorupsi juga menetapkan Pelaksana T‎ugas (Plt) Kadis PUPR Jambi, Arfan pada kasus dugaan penerimaan hadiah serta janji terkait sejumlah proyek di Provinsi Jambi. Mereka berdua diduga bersama-sama telah menerima hadiah atau janji.

Dalam perkara ini, KPK sekaligus menjerat Arfan dengan dua kasus. Sebelumnya, Arfan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pengesahan APBD.

(Baca Juga: Berstatus Tersangka, Zumi Zola Tepergok Hadiri Rakor Kepala Daerah Kemendagri)

Atas kasus dugaan penerimaan gratifikasi itu, kedua tersangka disangkakan melanggar Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini