Saat ini yang terlihat hanyalah beberapa warga sekitar yang hilir mudik di sekitar lokasi. Jalur Puncak yang tepat berada di depan masjid juga hanya dilintasi sepeda motor yang kini jumlahnya bisa dihitung jari.
Wawan (27), warga Cipanas, Kabupaten Cianjur yang tengah melintas di Jalur Puncak mengaku cukup kecewa dengan adanya penutupan jalan ini. Wawan pun berharap agar Jalur Puncak kembali normal.
"Sepi banget, ngeri kalau malam. Warung susah, masjid juga ikut sepi," ucapnya, Jumat (9/2/2018).
Selain di seputaran Masjid Atta'Awun, kondisi serupa juga terjadi mulai Gunung Mas sampai perbatasan Ciloto, Kabupaten Cianjur. Sepanjang jalan itu, banyak warung yang tutup dan sepi dari kendaraan.