nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Buru 2 Pelaku Pengeroyokan Ustadz Abdul Basyit di Palmerah

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 14:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 14 338 1859482 polisi-buru-2-pelaku-pengeroyokan-ustadz-abdul-basyit-di-palmerah-ohEfEsS1z2.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, pihaknya masih sedang memburu dua pemuda yang diduga pelaku pengeroyokan terhadap Ustadz Abdul Basyit yang terjadi beberapa waktu lalu di Jalan KH Syahdan, Palmerah, Jakarta Barat.

Argo mengatakan, anak buahnya mulai bergerak dan menyebar setelah berhasil mengantongi masing-masing identitasnya. Namun begitu, ia enggan membocorkan nama sekaligus tempat kedua pemuda itu bersembunyi.

"Sudah diketahui identitasnya, sedang dicari, tapi yang 3 sudah kita tahan ya, tinggal 2 yang kita cari," kata Argo saat dikonfirmasi, Rabu (14/2/2018).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga sebanyak lima orang, tiga orang telah berhasil diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, mereka rata-rata masih dibawah umur yakni MJ (16), DR (15) dan Yuda alias Bolang (19). Sementara itu, kedua tersangka lainnya sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

 (Baca juga: Tak Terima Ditegur, Kelompok Remaja Tanggung Bacok Seorang Ustadz di Palmerah)

Argo masih memaklumi anak buahnya tidak kunjung mendapatkan kedua tersangka yang telah masuk dalam DPO tersebut. Mengingat, Jakarta termasuk wilayah yang luas dan padat penduduk sehingga sulit teridentifikasi.

"Kita kan masih ada waktu dan ruang ya, Jakarta itu kan luas ya," terang mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

 (Baca juga: Pengeroyokan Ustadz di Palmerah, Polisi: Murni Kriminalitas)

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Minggu 11 Februari lalu, Ustadz Abdul Basyit pengajar agama sekaligus khotib dikeroyok sekelompok pemuda yang tidak terima ditegur saat berkerumun dan bermain di depan rumah korban yang dekat dengan mushola Al Ikhlas sehingga mengganggu aktivitas warga dan Mushola.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini