Dalam persidangan tersebut, Supervisor keperawatan Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Indri Astuti membantah soal luka benjolan "segede bakpao" yang diderita terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov) usai mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu. Padahal kala itu Pengacara Setnov, Fredrich Yunadi sempat menyebut kliennya mengalami luka benjol sebesar bakpao. Untuk kebih menyakinkan, Bimanesh kangsung memgambil alih Indri yang saat itu sedang melakukan pemeriksiaan, Bimanesh mengatakan bahwa tensi Stya Novanto mencapai 180/110.
2. Sevnov Diinfus Menggunakan Jarum Anak-Anak
Saat itu juga Bimanesh memerintahkan Indiri untuk memasang inpus ditangan Setnov. Setya Novanto diinpus menggunakan jarum untuk anak-anak, pasalnya pembuluh darah vena di tangan kanan Setnov sulit dicari atau tidak muncul. Sehingga, diputuskan untuk menggunakan jarum yang berukuran lebih kecil agar bisa masuk ke pembuluh vena.
(Baca juga: Satpam Yakin Setnov Tak Pingsan saat Dibawa ke RS Medika Usai Kecelakaan)
3. Perawat Indri Astuti Sempat Kaget.