DPR Akan Interogasi BPOM Terkait Ikan Kalengan Bercacing

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 04 April 2018 06:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 04 337 1881795 dpr-akan-interogasi-bpom-terkait-ikan-kalengan-bercacing-USTOHZGt15.jpg Anggota DPR RI Saleh Daulay (Foto: Okezone)


JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Daulay Partaonan menyampaikan, pihaknya akan segera memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mempertanyakan kasus ikan kalengan mengandung cacing yang banyak beredar di pasaran dan telah meresahkan masyarakat.

"Sudah saya bilang, nanti mau dipanggil, ketika rapat kita akan panggil. Dipanggil lah, masak enggak dipanggil," kata Saleh kepada Okezone, Rabu (4/4/2018).

Saleh menjelaskan, BPOM adalah pihak yang paling bertanggung terhadap makanan yang beredar ke masyarakat. BPOM bertugas mengawasi dan mengecek makanan termasuk ikan kalengan, sebelum diberikan label halal dan izin edar di wilayah Indonesia.

(Baca:Soal Ikan Sarden Bercacing, Ketum MUI: Itu Bahaya Sekali)

Saleh memahami, pihak BPOM juga tidak mungkin memeriksa satu persatu ikan kaleng tesebut, pasti berdasarkan sampel atau sistem acak sebelum akhirnya diperbolehkan beredar. Saleh akan menanyakan metode pengawasan yang dilakukan BPOM kenapa makanan bercacing itu lolos dari pantauannya.

"Itu kelihatannya, izin edarnya sudah ada tapi kok ada apa masih ada yang mengandung cacing. Pertanyaanya, kenapa kok seakan-akan tidak diperiksa, hal-hal itulah yang nanti akan kita tanyakan. Mestinya ada metodologinya, metodologinya itu yang menjamin produk itu bagus dan aman untuk dikonsumsi," tutur Saleh.

Seperti diketahui, BPOM resmi mengumumkan hasil temuannya sekaligus menarik sebanyak 27 produk ikan makarel kaleng dari pasaran karena mengandung cacing. Masing-masing dari 27 ikan kaleng itu terdapat 16 produk impor dan 11 produk dalam negeri.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini