JAKARTA – Akhir-akhir ini marak pesta minuman keras (miras) oplosan yang menyebabkan korban tewas di sekitar wilayah Ibu Kota. Jumlah korban tewas akibat minuman memabukan itu terus saja bergelimpangan dari hari ke hari.
Beberapa waktu terakhir ini, polisi mencatat 31 orang kehilangan nyawa setelah menenggak miras yang telah dioplos. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jakarta, Bekasi, dan Depok (Jabodetabek). Hal itu membuat Polda Metro Jaya membentuk tim satuan tugas khusus untuk menindak tegas para penjual dan pengedar miras oplosan.
Dari kasus itu, pihak kepolisian telah mengamankan enam pelaku terkait penjualan dan peredaran miras oplosan dari lokasi berbeda, yaitu Jakarta, Depok, dan Bekasi. Sementara dua lainnya masih diburu kepolisian.
Namun, timbulnya korban tewas usai pesta miras oplosan ternyata tak hanya kali ini terjadi. Berdasarkan penelusuran Okezone pada Sabtu, 7 April 2018, sebelumnya terdapat beberapa kasus pesta miras oplosan yang menimbulkan korban jiwa, seperti berikut ini:
1. Pesta Miras di Kendal, 3 Tewas
Pesta minuman keras (miras) oplosan yang terjadi selama dua hari berturut-turut menewaskan tiga warga Desa Kalirandugede, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Selasa, 16 Januari 2018. Pesta miras tersebut dilakukan dalam rangka merayakan perpisahan para penenggak miras yang berjumlah 7 orang. Namun nahas, momen perpisahan tersebut malah menyebabkan perpisahan selamanya.
(Baca Juga: 31 Orang Tewas Akibat Miras Oplosan di Jakarta, Depok, dan Bekasi)
Korban tewas diketahui bernama Munjari, Kamidun, dan Azizun. Mereka mengembuskan napas terakhir mereka setelah mendapatkan pertolongan rumah sakit pada Kamis, 18 Januari 2018.
2. Pesta Miras di Bekasi, 7 Orang Tewas di Bekasi
Sebanyak tujuh korban tewas setelah diduga menenggak miras oplosan di Bekasi. Para korban itu berasal dari tiga kelompok berbeda yang pesta miras.
(Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto saat rilis kasus miras di wilayah hukumnya yang menelan 7 korban tewas, pada Kamis, 5 April 2018. Foto: Djamhari/Okezone)
Pascamenggelar pesta miras oplosan pada 1 April hingga 2 April 2018, para korban merasakan sakit kepala dan mual yang tak tertahankan. Mereka yang dibawa ke rumah sakit oleh masing-masing keluarga pun satu per satu meninggal dunia.
(Baca Juga: Wakapolri Tegaskan Akan Berantas Peredaran Miras Oplosan)