BOGOR – Makanan olahan tutut (keong sawah) yang menyebabkan puluhan warga di Kampung Sawah, Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, keracunan, positif mengandung beberapa bakteri.
Kabid Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Budi Santoso mengatakan, bakteri diketahui usai uji sampel tutut di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Bogor.
"Hasil uji lab tersebut menunjukkan di dalam olahan tutut yang sudah matang itu mengandung tiga jenis bakteri, yaitu escherichia coli (e.coli), salmonella, dan shigella," kata Budi, Selasa (29/5/2018).
Selain itu, lanjut Budi, dalam air rebusan makanan olahan keong sawah yang sudah matang tersebut juga terbukti mengandung coliform dan logam.
"Akibatnya, jika bakteri-bakteri tersebut masuk ke tubuh manusia akan menimbulkan reaksi mual, muntah, diare, hingga dehidrasi. Bahkan, coliform bisa mencetus terjadinya kanker pada manusia," jelasnya.