nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada 18 Mahasiswa di Malang Diduga Nonton Film OPM

Avirista Midaada, Jurnalis · Senin 02 Juli 2018 13:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 02 519 1916599 ada-18-mahasiswa-di-malang-diduga-nonton-film-opm-DfZCCPqacD.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

MALANG - Insiden bentrokan antara sejumlah mahasiswa Papua dan warga Kota Malang di kawasan Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Minggu malam mendapat perhatian dari Polda Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, saat kejadian sebanyak 18 mahasiswa asal Papua tengah berada di dalam asrama menonton video yang diduga memutar kegiatan Organisasi Papua Merdeka (OPM)

"Sejumlah warga datang, memprotes kegiatan mahasiswa yang sedang menonton, sempat terjadi perdebatan mahasiswa dan warga," ujarnya melalui sambungan telepon, Senin (2/7/2018).

Mendapat laporan tersebut, kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Warga sempat membubarkan, sehingga memancing emosi sejumlah mahasiswa yang berujung bentrokan.

(Baca Juga: Polisi Fasilitasi Pertemuan Warga dan Mahasiswa yang Bentrok Gara-Gara Film "Papua Barat Merdeka")

Diduga pemutaran video tersebut merupakan bagian dari mahasiswa yang pro-OPM. Meski demikian, pihak kepolisian belum menemukan indikasi ke-18 mahasiswa tersebut merupakan bagian dari pro-OPM sebagaimana dituduhkan warga.

"Belum ditemukan, polisi masih menyelidiki," ungkap Barung kembali.

Pihak kepolisian pun tak menahan warga maupun perwakilan sejumlah mahasiswa asal Papua tersebut. "Belum ada yang ditahan, tadi sudah kita damaikan," bebernya kembali.

Sementara itu, Polres Malang Kota berinisiatif melalukan mediasi kedua kubu. Rencananya Senin siang ini kedua kubu yang bentrok akan dikumpulkan di Aula Rupatama Polres Malang Kota.

"Kejadian semalam sudah aman. Nanti siang kami fasilitasi pertemuan keduanya," jelas Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri kepada media.

Sebelumnya pada Minggu malam 1 Juli 2018 sekitar pukul 20.52 WIB, warga di Jalan MT Haryono gang 8 tepatnya di sekitar kawasan rumah sakit Universitas Islam Malang (Unisma) bentrok dengan sejumlah mahasiswa Papua yang mengontrak rumah di lokasi.

Warga bersama pihak RW berinisiatif datang ke rumah kontrakan saat para mahasiswa sedang berkumpul. Diduga selain karena masa kontraknya yang habis, warga menemukan indikasi pemutaran film Papua Merdeka yang disinyalir bertentangan dengan NKRI.

Polres Malang Kota sendiri berhasil mengendalikan situasi dengan menerjunkan satu kompi pasukan gabungan dengan Brimob.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini