BANDA ACEH - Beberapa wilayah di Aceh dilanda angin kencang. Cuaca buruk ini diprediksi akan baru berakhir September mendatang. Angin kencang yang dirasakan rata-rata berkecepatan10 s/d 40 km per jam. Angin kencang tersebut mengakibatkan sejumlah rumah rusak, pohon hingga tiang listrik tumbang.
Kepala Seksi Informasi dan Data BMKG Blang Bintang, Zakaria mengatakan, angin kencang ini sewaktu-waktu bisa mencapai mencapai 40 s/d 80 km per jam. Juga ada potensi gangguan cuaca berupa siklon tropis atau tekanan rendah di Samudera Pasifik bagian barat yang dipengaruhi low pressure di sekitar Filipina dan atau di laut China Selatan.
"Ini dikarenakan bila muncul siklon tropis di sekitar yang kami sebutkan di atas maka akan terjadi pembelokan angin atau penyatuan arah angin yang biasa disebut dengan konvergensi, dan akan tumbuh awan cumulonimbus yang ditandai dengan kilat atau guntur, biasanya diawali dengan angin kencang atau bahkan bisa muncul angin puting beliung serta bisa juga turun hujan es bila awannya terlalu rendah dan suhu udara di sekitar permukaan awan yang terlalu dingin," jelas Zakaria, Selasa (10/7/2018).

Zakaria mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca buruk ini, terlebih masyarakat yang tinggal di pinggiran pantai, di mana kecepatan angin sana seperti bisa mencapai 70km per jam.Kondisi ini juga menyebabkan tingginya gelombang laut hingga tiga meter.