Kabur saat Ditangkap, 2 Perampok Ambruk Ditembak Polisi

ant, Jurnalis · Selasa 10 Juli 2018 21:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 10 340 1920529 kabur-saat-ditangkap-2-perampok-ambruk-ditembak-polisi-BIrpbDsSUw.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

LANGKAT - Personel Polres Langkat menembak dua perampok karena melarikan diri saat akan ditangkap.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat, AKP M Firdaus mengatakan, keduanya dilumpuhkan petugas dengan tembakan di bagian kaki, para inisial yakni SAH (44) dan BAS (34), keduanya warga Lingkungan 12 Kampung Nelayan Belawan Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

Firdaus menjelaskan penangkapan tersebut, berawal ketika polisi menerima laporan dari warga mengenai korban bernama Kie Chun (43) warga Jalan Rambai Padang Brahrang, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai.

Ketika sedang tidur di dalam barak miliknya di areal komplex perkebunan kelapa sawit Dusun Pematang Sentang, Kecamatan Tanjungpura, korban didatangi dua lelaki dengan memecah kaca dan mengancam korban dengan mempergunakan sebilah bparang untuk segera membuka pintu rumah.

"Korban diikat kaki, mata dan mulutnya," kata Firdaus, Selasa (10/7/2018).

 Perampokan

"Kedua tersangka ini mengambil uang gaji sebesar Rp20 juta, termasuk satu mancis bentuk senjata api, satu unit handphone, ditaksir kerugian keseluruhannya Rp25 juta," katanya.

Setelah menyekap korban, kedua pelaku pergi dengan menggunakan satu unit perahu mesin. Setelah ditolong warga, korban melaporkan kejadian itu ke Polres Langkat. Petugas yang mendalami kejadian itu mendapatkan informasi di lapangan mengenai keberadaan pelaku sehingga langsung bergerak melakukan pengejaran.

Salah seorang tersangka berinisial SAH coba diamankan namun melarikan diri sehinggapetugas memberikan tembakan peringatan setelah itu mengarahkan senjata ke kaki tersangka. Polisi lalu mengembangkan kasusnya dengan menangkap tersangka BAS yang juga berusaha melarikan diri, sehingga dilumpuhkan dengan tembakan.

"Keduanya sedang diperiksa secara intensif untuk pengembangan kasusnya lebih lanjut," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini