Dengan adanya peraturan tersebut, Partai Perindo melakukan seleksi secara ketat kepada bacaleg yang akan maju di Pileg DKI. "Berdasarkan laporan, ada 500 orang. Namun, kita saring terus hingga sekarang jadi 106 orang," ucapnya.

Dari 106 kader itu, Ramdan melanjutkan kader yang maju berasal dari berbagai latar belakang, seperti dari kalangan buruh, guru, profesional muda hingga pensiunan PNS/polri/TNI dan para aktivis muda.
"Ada buruh, guru, dosen bahkan pensiunan TNI/Polri dan PNS," tambahnya.
Alamsyah membeberkan dari 106 kader tersebut, ada sekira 30 persen bacaleg Perindo DKI merupakan perempuan.