TOKYO – Pemerintah Jepang mengumumkan saran evakuasi kepada lebih dari satu juta penduduk dan membatalkan ratusan penerbangan menghadapi terjangan angin kencang dan hujan deras yang bertiup seiring dengan mendaratnya Topan Jebi di pantai barat Jepang pada Selasa. Jebi yang dalam Bahasa Korea berarti ‘burung camar’ adalah topan terakhir dari serangkaian fenomena cuaca buruk yang melanda Jepang sepanjang musim panas.
Kantor berita NHK melaporkan, gelombang yang terjadi di beberapa wilayah di Jepang sebagai yang tertinggi sejak topan pada 1961. Topan juga menyebabkan landasan pacu di Bandara Internasional Kansai di Osaka tergenang.
BACA JUGA: Jepang Bersiap Hadapi Hantaman Topan Jebi
Diwartakan Reuters, Selasa (4/9/2018) Topan Jebi mencapai daratan Jepang di Shikoku, yang merupakan pulau terkecil dari pulau-pulau utama Jepang pada tengah hari. Badai itu bergerak dan menyapu bagian barat dari Pulau Honshu di dekat Kota Kobe beberapa jam kemudian.
Badan Manajemen Bencana dan kebakaran Jepang mengatakan, saran evakuasi telah diumumkan untuk lebih dari satu juta penduduk seiring dengan semakin dahsyatnya angin dan hujan di wilayah-wilayah yang terdampak. Tiupan angin dengan kecepatan hingga 208 kilometer per jam tercatat di salah satu bagian Shikoku sementara kecepatan angin diperkirakan dapat mencapai 216 kilometer per jam.