HANOI – Parlemen Vietnam memilih Ketua Partai Komunis, Nguyen Phu Trong sebagai presiden baru pada Selasa, menjadikannya sebagai orang terkuat di negara Indochina itu. Trong yang dipilih menggantikan mendiang Presiden Tran Dai Quang yang meninggal dunia bulan lalu.
Dia dipilih untuk menjalankan peran barunya sebagai kepala negara dengan 99,8 persen suara dari Parlemen Vietnam.
BACA JUGA: Presiden Vietnam, Tran Dai Quang Wafat pada Usia 61 Tahun
Meskipun peran presiden dipandang sebagai jabatan seremonial, pria berusia 74 tahun akan mempertahankan posisinya sebagai ketua partai. Dia menjadi orang pertama yang memegang kedua peran tersebut sejak pemimpin revolusi Ho Chi Minh pada akhir 1960-an.
"Ini adalah kehormatan yang sangat besar, tetapi pada saat yang sama, tanggung jawab yang sangat berat bagi saya," kata Trong sebagaimana dilansir AFP, Rabu (24/10/2018).