TANGERANG SELATAN - Sri Wahyuni, perempuan paruh baya yang nekat membakar diri sendiri akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati. Dia mengalami luka bakar serius hingga 80 persen di sekujur tubuh.
"Meninggal di Rumah Sakit Fatmawati pada malam harinya," ujar AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), kepada Okezone, Kamis (8/11/2018).
Peristiwa bakar diri itu berlangsung di kontrakannya, Jalan Sukma, RT06 RW01 Nomor 19, Serua, Ciputat, Selasa 6 November 2018 pagi. Meski berhasil ditolong oleh suaminya, Dedi Yuhandi (49), namun tubuh Sri telah lebih dulu dipenuhi kobaran api.

Korban sempat menjalani perawatan di RSUD Tangsel, di sana tim medis pun tak mampu berbuat banyak. Hanya tindakan darurat memasukkan cairan khusus dari 7 botol ke bagian tubuhnya yang bisa dilakukan.
(Baca Juga: Perempuan Paruh Baya Nekat Bakar Diri di Tangsel)
"Selama di RSUD, jadi kami lakukan tindakan awal dengan meresusitasi (memasukkan cairan). Karena pasien luka bakar itu kan banyak mengeluarkan cairan, jadi harus cepat diganti dengan cairan baru ke dalam tubuhnya," jelas Dokter Imbar Umar Gazali, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Tangsel, di temui di ruangannya.
Setelah hampir 2 jam dirawat di RSUD Tangsel, sekira pukul 10.30 WIB korban lalu dirujuk ke RS Fatmawati guna mendapat penanganan khusus. Nampak sang suami dan anggota kepolisian turut berada di lokasi mendampingi.
(Baca Juga: Polisi Bantah Wanita yang Bakar Diri Teriak-Teriak soal Lion Air)
"Pasien mengalami luka bakar 80 persen atau grate 3. Dengan kondisi itu, butuh ruang isolasi khusus, dan fasilitasnya hanya ada di RS Fatmawati," tukas Imbar.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.