nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Potong Kemaluan, Maskuri Kumpulkan Batu-Batu yang Dipercayanya Punya Kekuatan

Taufik Budi, Jurnalis · Sabtu 24 November 2018 22:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 24 512 1982351 sebelum-potong-kemaluan-maskuri-kumpulkan-batu-batu-yang-dipercayanya-punya-kekuatan-5KFFHqaq9b.jpg Maskuri memotong alat kelaminnya dengan golok. Foto: Okezone/Taufik Budi

BREBES - Maskuri (36), warga Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, yang nekat memotong alat vitalnya mendadak berperilaku aneh sebelum peristiwa menggemparkan itu. Bapak dua anak tersebut sempat mengumpulkan batu-batu yang dipercaya menyimpan kekuatan tertentu.

Kasatreskrim Polres Brebes AKP Arwansah, telah berhasil memintai keterangan Maskuri, yang kini masih terbaring lemah di rumah sakit. Kepada polisi, dia mengaku mendapat bisikan gaib sebelum memotong kemaluan beserta tiga jari tangan kanannya.

"Kita telah menanyai yang bersangkutan, bahwa benar dapat bisikan (gaib). Selain itu, dia juga pernah mengumpulkan dan menyimpan batu-batuan juga sebelum kejadian tersebut," kata Arwansah kepada awak media, Sabtu (24/11/2018).

Foto: Okezone/Taufik Budi 

Meski demikian, belum diketahui pasti jenis batuan dan peruntukannya. Polisi belum bisa meminta keterangan Maskuri secara mendetail, karena kondisinya masih lemah dan dalam perawatan medis di Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes.

"Kata dia batu-batu itu sudah dibuang, belum tahu pasti jenisnya apa. Bisa jadi ada hubungannya dengan suatu ilmu atau apa, kita dalami nanti. Untuk sementara, indikasinya (Maskuri) masih tetap gangguan kejiwaan," tukas dia.

Diberitakan sebelumnya, Maskuri nekat memotong alat kelaminnya sendiri, pada Rabu 21 November 2018. Dia mendadak membawa golok ke kamar mandi. Tak berselang lama, istrinya yang bernama Warkonah melihat alat kemaluan Maskuri beserta tiga jarinya telah terpotong.

Peristiwa itu seketika menggegerkan warga setempat hingga terdengar polisi. Sejumlah orang telah diperiksa mulai dari anggota keluarga, tetangga, sampai perangkat desa. Hingga kini polisi masih mendalami kasus tersebut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini