nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantri "Khitan Berdarah" di Pekalongan Terancam Penjara 5 Tahun

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 11 September 2018 09:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 11 512 1948889 mantri-khitan-berdarah-di-pekalongan-terancam-penjara-5-tahun-9uhbo2yekF.jpg Ilustrasi

PEKALONGAN - Polisi menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan malapraktik yang menimpa seorang bocah di Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Ujung kemaluan korban terpotong saat menjalani prosesi khitan.

Pelaku diketahui berinisial B (70) warga Kecamatan Doro Pekalongan. Untuk mempertanggungjawabksan perbuatannya, pelaku kini harus merasakan dinginnya jeruji besi. Polisi mengenakan jeratan pasal berlapis kepada tersangka.

“Pertama dikenakan Pasal 360 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lima tahun, kemudian Pasal 84 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dengan ancaman pidana penjara tiga tahun,” kata Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, usai gelar perkara Senin (10/9/2018).

Pelaku dibekuk polisi, setelah orangtua korban melaporkan kejadian tragis yang menimpa anaknya. Polisi bergerak cepat dengan memeriksa tiga saksi yakni bapak korban, tetangga, dan kepala desa setempat. Setelah itu, pelaku langsung dijemput untuk menjalani pemeriksaan.

“Tanggal 5 September bapaknya (korban) melakukan pengaduan ke Polres. Kemudian dari saksi-saksi tersebut, yakni bapaknya, tetangga, sama Pak Kades. Kemudian tersangka langsung kita panggil, ternyata di dalam keterangannya tidak memiliki STR (surat tanda registrasi) dalam administrasi kedokteran,” jelas Kapolres.

 Ilustrasi

Sebelumnya diberitakan, peristiwa tragis menimpa MI (9), karena harus kehilangan kepala kemaluannya, saat sedang dikhitan. Alat khitan laser yang menggunakan daya listrik, dengan cepat memotong alat kelamin bocah tersebut hingga tak dapat disambung kembali.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis 30 Agustus 2018, sekira pukul pukul 18.30 WIB. Pelaku yang dikenal sebagai mantri sunat, datang ke rumah MI. Saat prosesi khitan, tak disangka terjadi malapraktik hingga ujung kemaluan korban ikut terpotong.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini