nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Eksekutor Pembunuhan Sekeluarga di Makassar Disidang Bulan Depan

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 26 November 2018 20:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 26 609 1983147 2-eksekutor-pembunuhan-sekeluarga-di-makassar-disidang-bulan-depan-dNwAkl4YC5.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

MAKASSAR - Dua eksekutor pembunuhan satu keluarga di Jalan Tinumbu Lorong 166B dijadwalkan akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Makassar pada Rabu 5 Desember 2018.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Humas PN Makassar Bambang Nurcahyono pada Senin (26/11/2018).

(Baca Juga: Polisi Sebut Cara Kerja Pembakar Satu Keluarga di Makassar Mirip Mafia)

Ia mengungkapkan, kedua berkas terdakwa Muhammad Ilham Agsari alias Ilho dan Sulkifli Amir alias Ramma telah dilimpahkan pada Kamis 22 November pekan lalu.

"Artinya, jadwalnya sudah ditetapkan oleh majelis hakimnya. Tanggal 5 Desember sidang perdananya," kata Bambang saat dikonfirmasi Okezone, Senin (26/11/2018).

Ilustrasi 

Bambang mengatakan, sidang perdana yang mengagendakan pembacaan dakwaan tersebut akan dipimpin Supriyadi selaku ketua majelis hakim.

Dua hakim anggota yang mendampingi Supriyadi ialah Heneng Pujadi dan Rusdiyanto Loleh serta panitera penggantinya Hasjaya. "Rencana akan disidangkan dan berlangsung di ruang sidang utama Dr. Harifin A. Tumpa, SH, MH," ungkapnya.

Pelimpahan dua terdakwa di pengadilan dilakukan oleh jaksa penuntut umum usai menyelesaikan berkas dakwaan semasa tahap II.

Ketua tim jaksa Tabrani sebelumnya mengatakan, dua terdakwa didakwa Pasal 340 KUHP Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1.

Sebelumnya, Ilho dan Ramma melakukan pembunuhan berencana atas perintah Akbar Daeng Ampuh, salah satu pentolan kartel narkoba di Makassar yang pada saat itu mendekam di Lapas Klas IA Makassar pada 6 Agustus 2018 dini hari.

Akbar menyuruh Ilho dan Ramma untuk menghabisi Fahri, mantan penjual narkoba milik Akbar. Akbar kesal dengan Fahri karena hasil penjualan narkoba milik Akbar sebesar Rp29 juta tak kunjung dibayar.

Usai berkomunikasi melalui handphone dengan Akbar, Ilho dan Ramma akhirnya membunuh Fahri dengan cara membakar rumah Sanusi, kakek Fahri yang kala itu jadi tempat menginap Fahri.

(Baca Juga: Ini Dugaan Sementara Penyebab Otak Pembakaran Rumah di Makassar Nekat Bunuh Diri)

Namun, pembakaran ini tidak hanya menewaskan Fahri. Sanusi beserta Bondeng (nenek Fahri), Musdalifah (Bibi), serta Namirah dan Ijas (sepupu Fahri) juga hangus terbakar dan mengembuskan napas terakhirnya.

Dua bulan usai ketahuan jadi otak pembunuhan, Akbar Daeng Ampuh juga memilih mengakhiri hidupnya dengan cara melakukan bunuh diri juga pada Senin dini hari di ruang isolasi di Lapas Klas IA Makassar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini