Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BNPB Sebut Permukiman Warga di Pasar Rebo Memang Rawan Longsor

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Selasa, 27 November 2018 |09:48 WIB
BNPB Sebut Permukiman Warga di Pasar Rebo Memang Rawan Longsor
Rumah longsor di Pasar Rebo (Foto: BPBD DKI)
A
A
A

JAKARTA - Salah satu rumah warga di Kompleks Pesona Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, tertimbun tanah longsor yang disebabkan hujan deras kemarin. Rumah itu diketahui milik Ketua RT 07 RW 05, Syarifudin.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, berdasarkan pengamatan lembaganya, kawasan tersebut memang masuk salah satu zona rawan longsor.

"Iya (rawan longsor). Lerengnya rawan longsor dan berkembang jadi permukiman," kata Sutopo saat dikonfirmasi Okezone, di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Sutopo menjelaskan, tanah di kawasan tersebut memang tidak kokoh saat dijadikan permukiman warga. Karena itu, Sutopo menyebut, seharusnya saat diputuskan untuk dibangun sebagai perumahan, maka fondasi tanah harus diperkuat.

(Baca Juga: Anies: Lokasi Rumah Longsor di Pasar Rebo Seharusnya Lahan Terbuka Hijau)

Sutopo menekankan, untuk menghindari longsor ke depannya, masyarakat dan pemerintah harus memperkuat dasar atau lapisan tanah. "Lereng harus diperkuat konstruksinya," ucap Sutopo.

Kendati begitu, menurut Sutopo, kawasan tersebut tidak akan mengalami likuefaksi atau peristiwa amblesnya tanah kehilangan kekuatan menahan beban. "Tidak ada likuefaksi," tegas Sutopo.

Diketahui, fenomena likuefaksi yang sempat terjadi di Indonesia adalah ketika gempa bumi berkekuatan besar melanda Kelurahan Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement