nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Misteri Kematian Bocah Penggembala di Takalar Terungkap, Korban Dibunuh Aso

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 03 Desember 2018 11:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 03 609 1986007 misteri-kematian-bocah-pengembala-di-takalar-terungkap-korban-dibunuh-aso-NjpI4hDG39.jpg Ilustrasi Mayat (foto: Shutterstock)

TAKALAR - Misteri kematian bocah penggembala, Muh Fathir (15) dengan wajah penuh luka di Dusun Kampung Beru, Desa Bontoparang, Kecamatan Mangarabombang, Takalar, Sulawesi Selatan akhirnya terungkap. Korban ternyata dibunuh oleh pelaku bernama Aso alias Pello (50).

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Dicky Sondani mengatakan, pelaku sudah ditangkap sekira pukul 23.25 Wita tadi malam di rumahnya di Dusun Junggea Bontoparan, Kecamatan Mangarabombang.

(Baca Juga: Mayat Bocah Penuh Luka Aneh Ditemukan Mengapung di Sungai)

Penangkapan Aso dilakukan usai petugas menyelidiki dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Resmob Polda Sulsel bersama Resmob Polres Takalar.

"Hasil penyelidikan dan diketahui bahwa pelaku tersebut yang telah melakukan pembunuhan terhadap korban," kata Dicky kepada Okezone, Senin (3/12/2018).

Barang Bukti Pembunuhan Bocah Penggembala di Takalar, Sulsel (foto: Herman/Okezone)	Penangkapan Pelaku Pembunuhan Bocah Penggembala di Takalar, Sulsel (foto: Herman/Okezone)

Setelah menangkap pelaku, polisi kemudian mencari barang bukti pisau yang digunakan menghabisi korban. Setelah membunuh korban, pelaku langsung menyembunyikan pisaunya di rumahnya.

"Pelaku mengakui perbuatannya dan tim gabungan Resmob Polda Sulsel dan Resmob Takalar melakukan pencarian barang bukti yang diduga disembunyikan di rumah pelaku dan berhasil menyita beberapa barang bukti," jelas Dicky.

Saat ini pelaku digelandang ke Mapolres Takalar untuk dimintai keterangannya untuk mengetahui motif pembunuhan yang dilakukannya. Sementara barang bukti yang diamankan dari rumah pelaku yaitu sebilah pisau, sepasang sepatu dan jaket warna merah.

Sebagaimana diketahui, kasus pembunuhan tersebut terungkap setelah mayat korban ditemukan pertama kali oleh keluarganya di Dusun Kampung Beru, Bontoparang, Mangarabombang.

(Baca Juga: Warga Dihebohkan Penemuan Mayat Wanita Pakai Helm di Kebun)

Barang Bukti Pembunuhan Bocah Penggembala di Takalar, Sulsel (foto: Herman/Okezone)Barang Bukti Pembunuhan Bocah Penggembala di Takalar, Sulsel (foto: Herman/Okezone)

Saat ditemukan, mayat korban mengapung di sungai. Kondisi wajahnya penuh luka, di antaranya mirip luka sayatan.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pajonga Daeng Ngalle lalu ke RS Bhayangkara Makassar untuk divisum.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini