nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rekonstruksi Pembunuhan Dufi, Tersangka Peragakan Adegan Pembuangan Mayat Dalam Drum ke Jalanan

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Senin 10 Desember 2018 14:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 10 338 1989201 rekonstruksi-pembunuhan-dufi-tersangka-peragakan-adegan-pembuangan-mayat-dalam-drum-ke-jalanan-BRjtO8JXTP.jpg Rekonstruksi pembunuhan Dufi di Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). (Foto : Putra Ramadhani Astyawan/Okezone)

BOGOR – Proses rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap eks wartawan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi di kawasan industri Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dijaga ketat oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, ketiga tersangka tiba di lokasi pembuangan korban Dufi sekira pukul 12.00 WIB. Di sini, pelaku M Nurhadi bersama rekannya Yudi memperagakan saat mereka membuang jasad korban yang sudah ditaruh di dalam drum plastik ke tepi jalan.

Rekonstruksi di lokasi terakhir ini pun menundang perhatian pengguna jalan yang penasaran ingin melihat. Beberapa polisi bersenjata laras panjang tampak bersiaga di sekitar lokasi.

Rekonstruksi pembunuhan Dufi di Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12/2018). (Foto : Putra Ramadhani Astyawan/Okezone)

Hingga kini, belum diketahui jumlah adegan yang diperagakan para tersangka. Polisi masih melakukan proses rekonstruksi pembunuhan sadis tersebut.

"Nanti ya, nanti izin ke Kapolres dulu," ucap Kapolsek Klapanunggal AKP Bimantoro Kurniawan, kepada awak media di lokasi, Senin (10/12/2018).

(Baca Juga : Terungkap! Dufi Sering Sambangi Rumah Pasutri Tersangka Pembunuhnya)

Sekadar diketahui, Abdullah Fithri Setiawana alias Dufi ditemukan tewas dalam drum plastik oleh pemulung di kawasan industri Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 18 November 2018.

(Baca Juga : 3 Tersangka Kasus Pembunuhan Dufi Jalani Rekonstruksi)

Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga tersangka yang terlibat dalam pembunuhan Dufi. Dua tersangka yakni pasangan suami-istri M Nurhadi dan Sari. Satu tersangka lainnya Yudi hanya membantu mereka membuang jasad korban.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini