nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPB: Cari Korban Longsor di Sukabumi Perlu Alat Berat

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 01 Januari 2019 08:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 01 525 1998489 bnpb-cari-korban-longsor-di-sukabumi-perlu-alat-berat-uXI7gxNj1T.JPG Longsor di Sukabumi, 41 orang masih hilang (Foto: BNPB)

JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyebut bahwa pencarian dan pertolongan korban longsor di Sukabumi, Jawa Barat, memerlukan alat berat, karena akses jalan dan medan cukup terjal.

"Cuaca hujan di lokasi kejadian. Jalanan terjal berbatu ditambah hujan menyulitkan tim untuk melakukan evakuasi," kata Sutopo dikutip Okezone dari laman Antaranews, Selasa (1/1/2019).

Sutopo mengatakan listrik di lokasi kejadian juga padam dan jaringan komunikasi seluler juga terhambat. "Komunikasi dengan tim di lapangan hanya bisa menggunakan radio handy talkie. Pencarian juga sempat dihentikan karena kondisi di lapangan diguyur hujan dan listrik padam," katanya.

Menurut Sutopo, data korban meninggal sempat simpang siur karena situasi yang panik. Informasi yang beredar di lapangan dan media sosial sempat menyebutkan korban meninggal hingga delapan orang.

Longsor Sukabumi

"Setelah diverifikasi di posko sementara, korban meninggal dunia diketahui dua orang," kata dia.

Selain dua orang meninggal, 41 orang lainnya belum ditemukan, tiga orang dilaporkan luka sedangkan 61 orang berada di pengungsian. Tim pencarian dan pertolongan terus melakukan pencarian korban. Hingga Selasa dini hari pukul 02.30 WIB, tercatat 32 kepala keluarga atau 107 jiwa terdampak longsor,

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi telah mengirimkan tim ke lokasi kejadian. Bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan warga setempat, tim BPBD Sukabumi melakukan pertolongan dan pendataan.

"Yang terdata sementara terdapat 30 rumah yang tertimbun tanah longsor," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini