nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pencarian 20 Korban Longsor di Sukabumi Dilanjutkan Pagi Ini

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 02 Januari 2019 07:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 02 525 1998772 pencarian-20-korban-longsor-di-sukabumi-dilanjutkan-pagi-ini-mcPzel2lHT.jpg Petugas mencari korban longsor di Sukabumi, Jabar. Foto: Okezone/BNPB

JAKARTA – Pencarian 20 korban longsor yang menimbun 30 rumah di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dilanjutkan pagi ini setelah dihentikan lebih awal karena hujan deras yang melanda lokasi longsor pada pukul 14.00 WIB kemarin.

Data Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat, ada 30 unit rumah yang tertimbun terdapat 32 KK atau 101 jiwa. Sebelumnya dilaporkan 107 jiwa yang tertimbun, namun dikoreksi menjadi 101 jiwa. Informasi tersebut melibatkan aparat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Dari 101 jiwa yang tertimbun tercatat 63 orang selamat, 3 orang luka-luka dan dirujuk ke RS Pelabuhan Ratu, 15 orang meninggal dunia dan 20 orang masih dalam pencarian.

Dua alat berat telah disiapkan, namun baru satu alat berat yang dapat masuk ke lokasi longsor.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa daerah Cisolok merupakan zona bahaya longsor sedang dan tinggi.

Berdasarkan peta prakiraan terjadinya longsor di Kabupaten Sukabumi pada Januari 2019 dari PVMBG, terdapat 33 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang masuk kategori longsor menengah hingga tinggi.

Baca: Pencarian Korban Longsor Sukabumi Dilakukan Manual Tanpa Alat Berat

Peta potensi longsor menengah artinya daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi longsor. Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sedangkan peta potensi longsor tinggi adalah daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi longsor. Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, sedangkan longsor lama dapat aktif kembali.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah cangkul, sekop, sarung tangan latex, alat komunikasi, personel dan relawan untuk menangani dapur umum dan evakuasi, dan perbaikan jaringan listrik agar segera menyala kembali.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini