Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Vulkanolog: Gunung Anak Krakatau seperti Dikriminalisasi

Muhamad Rizky , Jurnalis-Kamis, 03 Januari 2019 |18:06 WIB
Vulkanolog: Gunung Anak Krakatau seperti Dikriminalisasi
Gunung Anak Krakatau (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Vulkanolog Indonesia Surono mengatakan, letusan Gunung Anak Krakatau kecil kemungkinan berpotensi tsunami. Penegasan itu ia ungkapkan karena keheranannya atas kabar yang menyebutkan tsunami Selat Sunda akibat letusan Gunung Anak Krakatau.

"Saya kaget, saya dulu pernah urus Anak Krakatau loh, sekarang seperti dikriminalisasi karena dari hasil penelitian apapun Gunung Anak Krakatau itu seperti anak muda sedang membangun tubuhnya, dan letusan sehebat apapun juga Anak Krakatau itu kecil kemungkinan bisa menimbulkan tsunami," kata Surono saat diskusi di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (3/1/2019).

(Baca Juga: 7 Jenazah Korban Tsunami Banten Belum Teridentifikasi, Kapolri: Besok Akan Dimakamkan

Meski begitu, ia mengakui ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan tsunami yang berkaitan dengan gunung api, yakni termasuk bisa karena letusannya, ada pula karena awan panas yang masuk ke laut dalam jumlah besar, maupun longsoran gunung api tersebut.

Gunung Anak Krakatau 

Namun, lanjut mantan Kepala Badan Geologi ESDM itu, terkait dengan bencana tsunami di Selat Sunda, sejak awal ia meyakini hal itu bukan karena letusan Gunung Anak Krakatau.

"Begitu banyak orang (menyebut) ini letusan (Anak Krakatau). Ini bukan, ini longsoran, karena apa kalau Anak Krakatau letusannya menimbulkan tsunami ini letusannya Jakarta pasti dengar," ujarnya.

(Baca Juga: Usai Tanggap Darurat, 1.800 Rumah Korban Tsunami Banten Akan Direlokasi

Di samping itu, ia juga mengimbau agar alat di Gunung Anak Krakatau tidak boleh mati, karena bisa berakibat fatal terhadap wilayah yang memang dekat dengan Lampung dan Banten yang menjadi pusat wisata dan industri.

"Nah, untuk Anak Krakatau jangan pernah alat di Anak Krakatau itu mati walaupun sering mati karena kejatuhan letusan ganti lagi, kenapa enggak boleh mati, dua pulau Sumatera Selatan dan Banten itu tempat wisata strategis terus bergeser sedikit Cilegon itu industri ini wilayah vital enggak boleh lengah (mantau) Anak Krakatau," tukasnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement