KAIRO - Presiden Mesir, Abdul Fattah al-Sisi, meresmikan katedral terbesar di Timur Tengah, sehari setelah ledakan bom yang mematikan di dekat sebuah gereja Koptik.
Katedral Nativity, yang baru selesai dibangun, menggelar misa pertamanya dalam penjagaan ekstra ketat pada Minggu, 6 Januari, menjelang Natal versi Kristen Koptik.
Sehari sebelumnya, 5 Januari, seorang polisi tewas ketika mencoba menjinakkan bom yang disembunyikan di atap rumah di Kota Nasr di pinggiran Kairo.
Kaum Kristen Koptik di Mesir berjumlah sekitar 10 persen dari populasi mayoritas Muslim di Mesir.

Katedral Nativity di Mesir menggelar Misa pertamanya pada Minggu.(Foto: EPA)