Banyak laporan mengatakan negara bersikap diskriminasi terhadap mereka dan tidak menawarkan perlindungan yang cukup.
Presiden Al Sisi, yang menyatakan dirinya sebagai pelindung umat Kristiani dari serangan kelompok ekstrimis, mengatakan kepada jemaat Koptik bahwa peresmian katedral dan masjid Al-Fattah Al-Aleem membawa pesan persatuan.
"Kami adalah satu dan kami akan tetap menjadi satu," kata Sisi ketika dia meresmikan katedral, merujuk kepada keberadaan orang Kristen dan Muslim di Mesir.

Katedral baru itu bisa menampung 8.000 orang. (Foto: EPA)
Paus Fransiskus menyampaikan salam kepada Paus Koptik saat ini, Tawadros II dari Aleksandria, yang kemudian memimpin misa tengah malam.