nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Anak Krakatau Masih Bergolak, Warga Dilarang Mendekat di Radius 5 Km

Neneng Hasanah, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 11:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 10 340 2002464 gunung-anak-krakatau-masih-bergolak-warga-dilarang-mendekat-di-radius-5-km-rtsQxXKZQm.jpeg Erupsi Gunung Anak Krakatau. (Foto: BNPB)

JAKARTA - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung kembali mengalami gempa erupsi atau letusan sebanyak 4 kali dan 12 kali gempa embusan pada Rabu 9 Januari 2019. Hingga saat ini, gunung dengan tinggi 110 meter di atas permukaan laut (Mdpl) tersebut masih berstatus siaga.

“Melalui rekaman seismograf tanggal 9 Januari 2019 tercatat: 4 kali gempa rrupsi/letusan, 12 kali gempa embusan, 2 kali gempa tektonik lokal, 2 kali gempa tremor,” tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) dalam situs resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Kamis (10/1/2019).

Diketahui, Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak 18 Juni 2018. Kemudian sejak 27 Desember 2018, statusnya Level III atau Siaga. Dari kemarin hingga pagi ini, Kamis (10/1/2019), gunung api tampak tertutup kabut dan angin pun berembus lemah ke arah timur laut dan timur.

(Baca juga: PVMBG Catat Gunung Anak Krakatau Alami 46 Kali Erupsi)

PVMBG pun merekomendasikan agar masyarakat atau wisatawan tidak mendekat dalam radius 5 kilometer dari kawah.

Ilustrasi.

“Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah,” imbau PVBG.

Laporan terakhir tercatat pada 8 Januari 2019 Pukul 18.11 WIB, erupsi terjadi di Anak Krakatau dengan ketinggian kolom abu sekira 1.110 meter di atas permukaan laut atau sekira 1.000 meter di atas puncak. Kolom abu pun bergerak ke arah timur.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini