nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hary Tanoe Sampaikan Belasungkawa kepada Korban Banjir Bandang di Sulsel

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 22:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 23 609 2008572 hary-tanoe-sampaikan-belasungkawa-kepada-korban-banjir-bandang-di-sulsel-sMJXdTC7KK.jpg Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menyatakan turut berbelasungkawa kepada para korban banjir bandang di Provinsi Sulawesi Selatan. Ia mendoakan agar keluarga-keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan serta kekuatan.

"Saya beserta seluruh keluarga besar Partai Perindo menyampaikan belasungkawa saya kepada korban banjir bandang di tujuh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan," tulis @hary.tanoesoedibjo, Rabu (23/1/2019).

(Baca juga: 53 Kecamatan di Sulsel Banjir: 8 Tewas, 4 Hilang dan Ribuan Orang Mengungsi)

Ia menyerukan diperlukan penanganan menyeluruh terkait kesehatan, bahan makanan, kebutuhan sehari-hari, dan tempat tinggal bagi para korban banjir bandang. Hal ini terutama diberikan untuk mereka yang berada di pengungsian.

"Saya menyerukan kepada seluruh kader Perindo dan seluruh masyarakat untuk membantu sesuai dengan kapasitasnya meringankan beban saudara-saudara kita," imbau Hary Tanoe.

Sebagaimana diketahui, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dan gelombang pasang di Sulsel menyebabkan sungai-sungai meluap sehingga terjadi banjir pada Selasa 22 Januari 2019 siang.

Data sementara, 53 kecamatan terdampak banjir. Terdiri dari 9 kabupaten/kota di wilayah Sulsel yaitu Kabupaten Jeneponto, Gowa, Maros, Soppeng, Barru, Wajo, Bantaeng, Pangkep, dan Kota Makassar.

(Baca juga: Rescue Perindo Salurkan Logistik bagi Korban Banjir di Sulsel)

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, dampak sementara akibat banjir, longsor, dan angin kencang yang berhasil dihimpun pihaknya berdasarkan laporan BPBD, tercatat 8 orang meninggal dunia dan 4 orang hilang.

"Ribuan rumah terendam banjir, ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman, dan 10.021 hektare sawah terendam banjir. Korban meninggal dunia ditemukan di Jeneponto 5 orang dan Gowa 3 orang. Sedangkan korban hilang terdapat di Jeneponto 3 orang dan Pangkep 1 orang," ujar Sutopo melalui siaran persnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini