nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini 13 Wilayah yang Terdampak Banjir dan Longsor di Sulsel

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 25 Januari 2019 14:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 25 609 2009328 ini-13-wilayah-yang-terdampak-banjir-dan-longsor-di-sulsel-jnZA94PaPJ.jpg Salah satu masjid yang terdampak bencana banjir di Sulsel. Foto: Okezone/BNPB

JAKARTA - Banjir dan longsor menyebabkan banyak korban dan kerusakan di banyak wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). Data dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho yang diterima Okezone, Jumat (25/1/2019) menyebutkan, bencana banjir menyebabkan 45 orang meninggal dunia, 24 orang hilang, 46 orang luka.

6.596 orang terdampak, 3.481 orang mengungsi, 73 rumah rusak (24 rusak berat, 12 rusak ringan, 32 hanyut, 5 tertimbun), 12 fasilitas peribadatan, 2 pasar, 10 jembatan, 16,2 km jalan, 11.876 hektare sawah terendam.

Sedangkan longsor menyebabkan 14 orang meninggal dunia, 1 orang hilang dan 1 orang luka. Longsor yang menimbulkan banyak korban terjadi di Dusun Pattiro Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa.

Foto/Okezone 

Longsor terjadi saat hujan lebat. Material longsor menutup separuh Dusub Pattiro dan menimbun belasan rumah.

Baca: BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp1,15 Miliar untuk Korban Banjir Sulsel 

Baca: Kepala BNPB Bakal Kembalikan Kehijauan Gunung Bawakaraeng Guna Antisipasi Banjir di Sulsel

Material longsor berasal dari bukit Pattiroang yang berada di belakang perkampungan. Saat kejadian sisi bukit tiba-tiba runtuh disertai gemuruh tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.

Foto/Okezone 

Selain banjir dan longsor, angin puting beliung juga menerjang wilayah Sulsel.

Berikut ke-13 wilayah yang terdampak bencana banjir, lonsor dan puting beliung di Sulsel:

1. Jeneponto (banjir) : 10 orang meninggal, 3 orang hilang, 51 rumah rusak (32 hanyut, 19 rusak berat).

2. Maros (banjir) : 4 orang meninggal, 1.200 orang terdampak, 251 orang mengungsi, 552 unit rumah terendam, 8.349 ha sawah, 1 fasilitas peribadatan.

Baca: BNPB: 2.500 Bencana Alam Landa Indonesia pada 2019 

3. Gowa (banjir dan longsor): 44 orang meninggal, 21 orang hilang, 46 luka, 2.121 mengungsi, 10 rumah rusak (5 rusak berat, 5 tertimbun), dan 1 jembatan rusak.

- Banjir : 30 orang meninggal, 20 orang hilang, 45 orang luka, 2.121 mengungsi, 10 rumah rusak (5 rusak berat, 5 tertimbun), 604 terendam, 1 jembatan

- Longsor : 14 orang meninggal, 1 orang hilang dan 1 luka.

Foto/Okezone 

4. Kota Makassar (banjir) : 2.942 orang terdampak, 1.000 orang mengungsi, 477 rumah terendam.

5. Soppeng (banjir) : 1.672 ha sawah terendam.

6. Wajo (banjir) : 2.454 orang terdampak, 2.010 rumah terendam, 16,2 Km Jalan, 1.855 Ha sawah, 9 jembatan, 10 fasilitas peribadatan, 20 fasilitas pendidikan, 5 fasilitas pemerintah.

7. Barru (banjir) : 2 unit pasar, 1 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas pemerintahan

8. Pangkep (1 orang meninggal, 1 orang hilang, 28 rumah (1 rusak berat, 12 rusak ringan, 15 terendam, 1 fasilitas peribadatan, 1 fasilitas sekolah).

9. Sindrap (puting beliung) : 1 unit rumah rusak sedang.

10. Bantaeng (puting beliung) : 1 unit rumah rusak sedang

11. Takalar (banjir) : 1195 Rumah terendam.

12. Sinjai (puting beliung) : 2 rumah rusak.

13. Selayar (banjir) : 1 orang meninggal, 109 mengungsi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini