Berkaca Kasus Vanessa Angel, Perlu Revisi UU untuk Jerat Penikmat Bisnis "Lendir"

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 26 Januari 2019 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 26 519 2009632 berkaca-kasus-vanessa-angel-perlu-revisi-uu-untuk-jerat-penikmat-bisnis-lendir-fcNq2wbKQA.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Pemerintah dinilai perlu merevisi Undang-Undang terkait untuk kepentingan menjerat pelanggan, atau pengguna jasa dari bisnis prostitusi online. Pendapat ini muncul berkaca dari pengungkapan kasus esek-esek yang menjerat artis Vanessa Angle dan model Avriellia Shaqqila.

Apalagi, dalam kasus prostitusi online yang ternyata melibatkan banyak artis dan model itu, hanya menjerat muncikari serta Vanessa Angel. Tidak ada satupun penikmat bisnis "lendir" itu yang dijerat hukum.

"Pemerintah perlu membuat aturan agar ada UU yang menjerat para pelaku prostitusi," kata Direktur Eksekutif Lembaga Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan kepada Okezone, Jakarta, Sabtu (26/1/2019).

 (Baca juga: Polisi Pamerkan Foto Seksi Artis Prostitusi Online Lengkap dengan Tarifnya)

sds

Secara UU, kata Edi, dewasa ini memang belum ada yang mengatur untuk menjerat para penikmat prostitusi online. Oleh sebab itu, perlu ada pembenahan apabila ingin memberikan efek jera kepada para lelaki hidung belang.

"Karena UU yang mengatur memang seperti itu. Hanya bisa menjerat yang muncikari. Dan ini berlaku untuk semua kasus prostitusi," tutur Edi.

Dalam hal ini, polisi telah menahan empat muncikari dari prostitusi online ini. Mereka adalah, Tentri, Endang alias Siska, Fitria dan Windy.

 (Baca juga: Muncikari Beberkan Nama-Nama Wanita yang Terlibat Prostitusi Online Vanessa Angel)

Dari keterangan para "mami" itu, muncul 45 artis dan 100 model yang diduga terlibat dalam kasus prostitusi online. Hingga kini, polisi telah mengumumkan 6 identitas dan 21 inisial para wanita yang masuk jaringan para muncikari tersebut.

 

Setidaknya ada beberapa nama dan inisial yang telah diungkap polisi ke publik. Mereka adalah Fatya Ginanjarsari, Riri Febianti, Mulia Lestari atau Maulia Lestari, Baby Shu, Aldira Chena dan Tiara Permatasari.

Disusul BJ, N, AN, UY, PP, TA, SN, WA, RP, N, ESB, AF, G, N, O, V, NZ, T, AKS, B, dan WH. Polisi akan memanggil mereka untuk diperiksa secara maraton. Saat ini status mereka sebagai saksi dalam kasus prostitusi online.

 dds

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini