Warga Perbatasan RI-Papua Nugini: Bapak-Bapak TNI Datang ke Rumah Memberikan Pelayanan Kesehatan

Sarah Hutagaol, Okezone · Rabu 30 Januari 2019 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 30 340 2011391 warga-perbatasan-ri-papua-nugini-bapak-bapak-tni-datang-ke-rumah-memberikan-pelayanan-kesehatan-lj1FJTBQry.jpg Personel Yonif Mekanis (Yonmek) 521/DY memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di perbatasan RI-Papua Nugini. (Dispenad)

JAKARTA – Selain menjalankan tugas-tugas pengamanan perbatasan (Pamtas), Yonif Mekanis (Yonmek) 521/DY juga melaksanakan bantuan pengobatan gratis, pemeriksaan, dan perawatan kesehatan warga.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas Yonif Mekanis 521/DY Letkol Inf Andi A Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Merauke, Papua, yang diterima Okezone di Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Dansatgas mengungkapkan, salah satu penyebab timbulnya penyakit di kalangan warga perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) adalah minimnya wawasan tentang arti penting pola hidup bersih.

“Tidak bisa dipungkiri kita bersama, kondisi masyarakat di sini masih relatif terbatas, baik dari segi sarana dan prasarana maupun tingkat pendidikan. Ini juga yang menjadi penyebab minimnya wawasan warga tentang berbagai hal, khususnya terkait dengan pola hidup sehat,” ucap Andi A Wibowo.

Personel Yonif Mekanis (Yonmek) 521/DY memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di perbatasan RI-Papua Nugini. (Dispenad)

Terkait hal tersebut, ia mencoba melaksanakan pengumpulan data warga sekitar Pos Satgas, yang mengalami sakit dan memerlukan pengobatan dan perawatan.

Pada setiap kesempatan, ia menekankan kepada anggotanya, selain menjalankan tugas pokok selaku Satgas Pamtas, agar turut peduli dan berempati terhadap warga di sekitar pos ataupun masyarakat lainnya yang ada di wilayah perbatasan ini.

“Ibarat dalam rumah tangga skala besar, warga di sini adalah orangtua atau saudara kandung yang harus senantiasa kita jaga dan rawat. Kita harus peka apa yang dialami warga, baik suka maupun dukanya,” tuturnya.

Setelah melaksanakan pendataan, masing-masing Danpos Satgas pun melaporkan kepada dirinya tentang kondisi kesehatan masyarakat serta ketersediaan sarana-prasarana pendukung lainnya.

Personel Yonif Mekanis (Yonmek) 521/DY memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di perbatasan RI-Papua Nugini. (Dispenad)

“Sebagaimana tadi disampaikan, karena sarana terbatas, maka kita adakan pelayanan kesehatan keliling, door to door. Tim Kesehatan dan persediaan obat yang ada pun dibawa ke rumah warga yang memerlukan pengobatan dan perawatan kesehatan,” ucap lulusan Akmil 2001 ini.

“Toh, obat yang kami terima juga berasal dari masyarakat. Meski terbatas, tenaga medis Satgas pun pada dasarnya memiliki kemampuan pelayanan kesehatan. Maka kita semua telah bertekad bulat untuk memberikan sedikit arti keberadaan Satgas kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Dansatagas menyampaikan, saat ini Tim Kesehatannya sedang memberikan perawatan secara intensif kepada Ibu Meriam Elenia (55), warga Bupul Kampung. Ibu Meriam menderita penyakit kulit gatal-gatal menahun yang sangat mengganggu.

“Sebagaimana tekad tadi, tim kesehatan Satgas akan terus berupaya semaksimal mungkin agar Ibu Meriam dapat sembuh dan beraktivitas sebagaimana yang lainnya,” tambahnya.

Selain memberikan pelayanan kesehatan secara gratis, menurutnya, para warga juga diberikan penjelasan tentang pola hidup sehat dan cara menjaga kebersihan serta pemberian baju layak pakai.

"Ketika pertama kali datang, hati kami begitu tersentuh, melihat masih banyak masyarakat yang memakai baju namun sudah tidak layak pakai bahkan sobek-sobek. Semua yang kami lakukan tulus dan ikhlas untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di tempat penugasan kami,” tutur Andi A Wibowo.

Personel Yonif Mekanis (Yonmek) 521/DY memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di perbatasan RI-Papua Nugini. (Dispenad)

Sementara itu, saat dikunjungi tim kesehatan, Meriam mengungkapkan rasa senangnya karena dengan pertolongan yang diberikan Satgas. Setidaknya, pertolongan itu memberikan harapan untuk sembuh dan sehat seperti sedia kala.

(Baca Juga : Jaga Kedaulatan Bangsa, Yonif Mekanis 521/DY Patroli Menembus Belantara di Perbatasan RI-PNG)

Meriam juga mengaku jika tidak hanya dirinya yang menerima bantuan pertolongan dari Satgas Yonmek 751/DY, melainkan warga lainnya yang mengalami gangguan kesehatan pun mendapatkan pelayanan dan perawatan kesehatan yang sama.

“Kami tidak datang ke pos bapak-bapak TNI ini, tapi malah sebaliknya. Bapak-bapak TNI ini yang datang ke rumah kami untuk memantau kondisi kesehatan dan merawat warga di desa kami,” tutur Meriam.

(Baca Juga : TNI Bentuk Kogabwilhan, Ini Tugas dan Fungsinya)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini