2 Warga Menderita DBD, Caleg Perindo Langsung Gelar Fogging

Putri Rahmadanti, Jurnalis · Kamis 31 Januari 2019 16:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 31 606 2011992 2-warga-menderita-dbd-caleg-perindo-langsung-gelar-fogging-LoijyXkujX.jpg Foto Istimewa

JAKARTA - Sebanyak dua warga Jalan Tanjung Harapan RT 25 RW 05, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalioni, Kota Palembang, terkena wabah demam berdarah dengue (DBD). Keduanya sempat dirawat inap atau opname di rumah sakit setempat.

Mengetahui hal tersebut, Caleg DPR RI Dapil Sumsel 1 no urut 3, Sabella Liberty, bersama Caleg DPRD Provinsi Dapil 2 no urut 2, M. Jasmadi Pasmeindra, dan Caleg DPRD Kota Palembang Dapil 4 no urut 2, Heriawan, terjun langsung ke lokasi dan melakukan fogging gratis terhadap 150 rumah.

Jasmadi mengatakan, kegiatan ini dilakukan atas permintaan warga agar wilayahnya dilakukan pengasapan alias fogging karena wabah yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti ini sudah mengakibatkan dua orang masuk rumah sakit.

“Fogging dilaksanakan karena sudah ada 2 korban dan permintaan warga juga. Dia telepon kita, kontak kita, kita langsung respon besoknya,” kata Jasmadi kepada Okezone, Kamis (31/1/2019).

 sd

Menurut Jasmadi, pengasapan yang dilakukan dengan satu mesin fogging ini dinilai kegiatan yang baik. Pasalnya, memang cita-citanya untuk membantu masyarakat. Ia juga menuturkan sudah ada 99 kasus di Palembang untuk DBD sendiri. Namun, pemerintah kota cukup kesulitan menurutkan hal itu.

Menurutnya, atas kesigapan dari tim caleg Partai Perindo, warga setempat merespon kegiatan ini dengan sangat baik dan senang mendapat fogging cepat dari partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut.

Jasmadi berharap melalui fogging dari Partai Perindo ini masyarakat dapat terus menjaga kebersihan setempat. Tidak hanya itu, ia juga berharap masyarakat tetap melakukan 3M yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang bekas agar tercegah dari wabah DBD.

“Selain fogging masyarakat juga harus menjaga kebersihan kan, lagi-lagi yang 3M itu harus dijalankan, menguras, menutup dan mengubur barang bekas agar tercegah dari wabah DBD. Harapan kita terhadap pemerintah juga harus merespon dengan cepat ketika ada laporan dari warga,” ujarnya.

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini