Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Air Sungai di Teluk Wondama Papua Barat Meluap, Masyarakat Panik

Chanry Andrew S , Jurnalis-Minggu, 03 Februari 2019 |09:41 WIB
Air Sungai di Teluk Wondama Papua Barat Meluap, Masyarakat Panik
Air sungai di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, meluap pada Sabtu malam. (Foto: Chanry Andrew S/Okezone)
A
A
A

Sementara salah seorang warga lainnya di sana, Ismail, mengatakan kondisi luapan air memang sudah mulai surut, namun masyarakat masih tetap waspada terhadap intensitas hujan yang deras yang sewaktu-waktu mengguyur Kabupaten Teluk Wondama.

"Untuk sementara, kami masih dalam kondisi aman. Cuma saat ini masih hujan dan di atas gunung cuacanya masih gelap, yang dikhawatirkan kalau ada hujan deras lagi maka sudah pasti akan terjadi banjir akibat pepohonan yang roboh karena longsoran maka akan terjadi penimbunan material sungai dan menyebabkan sungai tersumbat, maka pasti akan membias (air meluap) keluar ke tempat tinggal warga," ucap Ismail.

(Foto: Chanry Andrew S/Okezone)

Sementara pihak pemerintah daerah serta aparatur terkait terus memantau kondisi luapan air di empat sungai di sana. Masing-masing adalah Kali Sanduai, Sepui, Anggris, dan Rado.

Bencana banjir bandang sendiri sempat melanda kawasan Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, pada 4 Oktober 2010, sekira pukul 08.30 WIT. Musibah ini tepatnya terjadi di Distrik Wassior, Kabupaten Teluk Wondama. Akibatnya, sarana jalan umum dan listrik terputus.

Kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 161 orang. Korban yang dirawat inap di rumah sakit sebanyak 36 orang. Lalu korban yang dirawat jalan/luka ringan sebanyak 5.154 orang.

Ada juga pengungsi sebanyak 7.950 orang yang tersebar di empat kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat dan satu kabupaten di Provinsi Papua.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement