nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Interogasi Tahanan dengan Ular, Kompolnas: Itu Tindak Pidana!

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 06:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 13 337 2017150 polisi-interogasi-tahanan-dengan-ular-kompolnas-itu-tindak-pidana-itOefKwSsr.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Salah satu anggota Polres Jayawijaya, Papua terekam melakukan interogasi menggunakan ular terhadap seorang terduga pelaku pencurian.

Menurut Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti, apabila memang benar salah satu anggota kepolisian di dalam melakukan interogasi terhadap salah satu terduga pelaku kejahatan menggunakan ular, hal tersebut sudah melanggar etik dan disiplin. 

"Jika benar ternyata penyidik sengaja menakut-nakuti dengan ular dengan tujuan memaksa untuk mengaku, maka hal tersebut tidak hanya pelanggaran etik dan disiplin tetapi juga merupakan tindak pidana," tutur Poengky kepada Okezone, Rabu (13/2/3019).

(Baca Juga: Polisi di Papua Interogasi Tahanan dengan Ular)

ular

Poengky menjelaskan, apabila di dalam melakukan pemeriksaan kepada orang yang disangka melakukan tindak pidana haruslah sesuai dengan KUHAP. "Sehingga tak boleh ada tindakan yang bersifat koersif seperti melakukan pemukulan atau pun menakut-nakuti dengan ular," ujar Poengky.

Seharusnya di dalam melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku sebaiknya menggunakan cara-cara persuasif. Meskipun akhirnya, ia mengaku perbuatannya telah melanggar hukum.

"Meski yang diperiksa itu benar melakukan tindak pencurian tetapi penyidikannya tetap harus menghormati hukum dan hak asasi manusia," tuturnya.

(Baca Juga: Bantah Jemput Paksa, Polisi Klaim Hanya Cek Kondisi Kesehatan Hartono Karjadi di Singapura)

Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya telah memberikan sanksi terhadap anggotanya yang menginterogasi menggunakan ular.

"Diberikan teguran untuk tidak mengulangi lagi," kata Dedi kepada Okezone, Jakarta, Selasa 12 Februari 2019.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini