nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gerindra Diminta Segera Tanda Tangani Surat Rekomendasi Cawagub DKI

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 14:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 13 338 2017336 gerindra-diminta-segera-tanda-tangani-surat-rekomendasi-cawagub-dki-5Bdvz3KaD2.jpg Ilustrasi Cawagub (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ubedillah Badrun, salah satu anggota tim uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Cawagub DKI Jakarta meminta Partai Gerindra untuk segera menandatangani dua kandidat yang lolos menggantikan Sandiaga Uno.

Adapun dua nama yang lolos itu adalah Ahmad Syaikhu dan Agung Yulinato. Sementara Abdurrahman Suhaimi harus terdepak lantaran tak mengerti soal tata kelola pemerintahan.

Setelah ada rekomendasi itu, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M. Taufik belum juga menandatanganinya hingga penyerahan ke Gubernur Anies Baswedan menjadi molor.

Ubedillah menuturkan, masing-masing cawagub yang lolos seleksi itu mempunyai catatan tersendiri dari tim panelis. Namun, hal itu bukan menjadi masalah berarti yang mengharuskan dibahas hingga berlarut-larut.

"Saya kira catatannya sedikit. Setahu saya hanya satu catatannya dari masing-masing kedua calon itu," kata pria yang karib disapa Ubed itu saat dihubungi, Rabu (13/2/2019).

Baca Juga: Pembahasan Cawagub DKI Molor, PKS Tagih Keseriusan Gerindra

Tim Panelis

Disinggung ihwal catatan apa yang diberikan, ia enggan menjelaskannya. "Tapi itu sebetulnya hanya hal yang sederhana karena sangat mudah dipahami," ujarnya.

Meski begitu dia tak menampik apabila mengacu kepada tujuh keriteria yang disapakti oleh partai pengusung untuk menentukan cawagub, kata Ubedillah, ketiga kandidat itu tak ada yang mendapat nilai sempurna.

Adapun tujuh kriteria yang ditetapkan tim panelis, yakni integritas, pengetahuan dan pemahaman terhadap RPJMD, rekam jejak, relasi dengan DPRD, kecocokan dengan Gubernur, memiliki akseptabilitas publik dan mampu merepresentasikan partai pengusung.

"Setelah kita kumpulkan hasilnya tentu tidak ada manusia yang sempurna bahkan semua orang pun tidak ada yang akan bisa memenuhi 100 persen standar untuk seorang pemimpin di Jakarta, karena kita sadar tidak semua manusia itu sempurna maka kita cari yang kelemahannya sedikit," katanya.

Tim Panelis

Baca Juga: Tak Paham Kelola Keuangan, Suhaimi Terdepak dari Seleksi Cawagub DKI

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini