MUNICH— Sedikitnya 100 ribu bayi tewas setiap tahun akibat perang yang memberikan dampak kelaparan hingga penolakan bantuan kesehatan.
Data ini berdasarkan laporan yang dikeluarkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hak-hak anak, Save The Children International, pada Jumat (15/2/2019).
Laporan menyebutkan ada 550 ribu anak telah meninggal akibat perang sejak 2013 dan 2017.
Umumnya, para anak-anak itu meninggal akibat mengalami kelaparan, tak ada perawatan imbas rumah sakit yang rusak, serta kurangnya akses perawatan kesehatan hingga tak ada bantuan.

Sedangkan anak-anak yang bertahan hidup atau cacat akan direkrut oleh kelompok bersenjata, diculik atau menjadi korban kekerasan seksual.