Ibu di Ponorogo Bukan Bunuh Diri, tapi Tewas Digerinda Suaminya

Agregasi Solopos, · Senin 18 Februari 2019 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 18 512 2019575 ibu-di-ponorogo-bukan-bunuh-diri-tapi-tewas-digerinda-suaminya-dWYWlD7ztD.jpg Pelaku pembunuhan.

PONOROGO - Ibu rumah tangga bernama Ismijati, warga Kelurahan Jingglong, Ponorogo, Jawa Timur, yang sempat dikabarkan bunuh diri pakai gerinda ternyata dibunuh oleh suaminya sendiri, Edi Purwanto. Edi membunuh dengan menggerinda leher istrinya.

Setelah membunuh istrinya yang berusia 46 tahun itu, Edi kemudian melarikan diri ke rumah istri keduanya di Kendal, Jawa Tengah.

Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan ini dan menangkap Edi yang saat itu sedang melarikan diri ke rumah istri keduanya. Polisi juga menembak kaki kanan pelaku karena mencoba melawan petugas.

Kepada wartawan, Edi mengakui perbuatannya yang telah membunuh istrinya dengan gerinda. Sebelum kejadian pembunuhan itu terjadi, Edi sempat cekcok dengan Ismijati karena persoalan ekonomi keluarga.

(Baca juga: Sering Cekcok dengan Suami, Ibu di Ponorogo Gorok Leher Pakai Gerinda)

Dia mengaku istrinya kerap mengomel saat diberi uang yang jumlahnya sedikit. Ia pun mengaku memiliki tanggungan untuk mengangsur sepeda motor. Selain itu, uang SPP anaknya yang kelas IX SLTA sudah lima bulan belum dibayar.

Foto: Polres Ponorogo

"Enggak tahu ada setan apa. Tiba-tiba kejadiannya begini. Itu istri saya memegang gerinda sendiri. Menghidupkan mesinnya. Saya sudah sempat merebutnya. Terus kena lehernya," kata dia saat dirawat di Rumah Sakit Aisyiyah Ponorogo, Minggu (17/2/2019).

Edi mengklaim istrinya itu memang sudah beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri. Tapi tindakan itu dihalanginya.

Edi juga mengaku sempat memukul kepala istrinya itu sebanyak tiga kali. Lantaran takut setelah kejadian pembunuhan itu, Edi melarikan diri.

"Saya takut. Saya menyesali perbuatan saya. Saya berencana mau menyerahkan diri ke polisi Senin," ujar dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini