Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Caleg Perindo Pilih Ajari Membuat Pupuk saat Kampanye di Gunungkidul

Kuntadi , Jurnalis-Senin, 18 Februari 2019 |04:31 WIB
Caleg Perindo Pilih Ajari Membuat Pupuk saat Kampanye di Gunungkidul
Caleg Perindo di Gunungkidul memberi pelatihan membuat pupuk organik. (Foto: Kuntadi/Okezone)
A
A
A

GUNUNGKIDUL – Sejumlah calon anggota legislatif dari partai Perindo memilih mengajarkan petani membuat pupuk organik dan pengolahan tanaman dalam kampanye. Hal ini seperti dilakukan caleg Perindo di Kabupaten Gunungkidul, DI Yoyakarta, pada Minggu 17 Februari 2019. Kampanye ini lebih mengena dan mendapat simpati warga.

Kampanye dengan melakukan pertemuan dengan kelompok petani dilakukan caleg Perindo di Dukuh Bobung, Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Setidaknya ada tiga caleg yang hadir dalam kegiatan ini.

Mereka adalah Ketua DPD Partai Perindo Gukung kidul Agung Nugroho yang juga caleg untuk DPRD DIY dapil Gunungkidul. Caleg DPR RI Jati Hartono Dapil DIY dan Susilo Sugiyarto caleg untuk DPRD Kabupaten Gunungkidul.

Pembuatan pupuk organik ini dipilih oleh Perindo karena adanya keresahan warga dengan harga pupuk kimia yang terus meningkat. Sementara di lingkungan mereka banyak tersedia kotoran ternak yang belum dimanfaatkan secara optimal. Atas kondisi inilah Perindo memberikan pelatihan pembuatan pupuk organic tabor bagi kelompok petani.

"Kita pilih pembuatan pupupk karena petani di sini belum pahan cara pemanfaatkan kotoran ternak untuk pupuk," jelas Ketua DPD Perindo Gunungkidul Agung Nugroho.

Selama ini, kata Agung, warga hanya menjadikan kotoran ternak langsung dibawa ke ladang untuk dijadikan pupuk. Mereka belum tahun proses pembuatan yang benar agar bisa dimanfaatkan lebih cepat. Sebab jika menggunakan cara alami butuh waktu hingga lebih dari satu bulan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement