nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Maling Helm Tewas Diamuk Massa di Kampus Unimed Deliserdang

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Kamis 21 Februari 2019 19:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 21 608 2021176 dua-maling-helm-tewas-diamuk-massa-di-kampus-unimed-deliserdang-5paOyICMVx.jpg Ilustrasi

MEDAN - Dua orang tersangka pelaku pencurian helm, tewas usai diamuk massa di areal Kampus Universitas Negeri Medan (Unimed), Jalan Slamet Ketaren, Kecamatan Medan Estate, Deliserdang, Sumatera Utara.

Keduanya adalah adalah JPS alias Joni (30) dan SS alias Steven (21), warga Jalan Tangkil, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.

Informasi yang dihimpun, kedua pelaku dicegah para mahasiswa dan petugas keamanan kampus di areal gerbang saat akan keluar dari areal kampus. Keduanya lalu dituduh mencuri helm dan langsung dipukuli massa.

Setelah babak belur, keduanya lalu diserahkan ke Polisi dan dievakuasi ke RS Haji Medan, yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari kampus Unimed. Namun kedua pemuda itu tak mampu bertahan dan meninggal dunia.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Ia pun mengaku masih menyelidiki kasus ini.

"Iya, kemarin petang kejadiannya. Dugaan sementara mereka mencuri helm. Kita sudah periksa alat bukti dan saksi-saksi, termasuk yang mengaku kehilangan helm. Sejauh ini kita masih lidik. Untuk terduga pelaku, sudah kita bawa ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan penyidikan,"tukasnya.

Terpisah, Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof. Syawal Gultom menyayangkan terjadinya insiden main hakim sendiri atas dugaan pencurian helm, di areal kampus mereka.

Melalui humas Unimed, M Surip, Syawal mengatakan, pasca insiden tersebut, ia langsung memanggil kordinator keamanan Kampus Unimed dengan menginstruksikan untuk melakukan pengamanan secara ketat dan menghalau segela bentuk main hakim sendiri serta segera berkordinasi dengan aparat kepolisian setempat, bila hal serupa terulang kembali.

‎"Pak Rektor juga segitu menyayangkan hal ini bisa terjadi. Dan saat dapat laporan dari koordinator keamanan beliau (Rektor) langsung intruksikan agar segar lapor ke polisi supaya cepat diatasi. semoga hal ini tidak terjadi lagi di kampus. Amin," ucap Surip.

Surip menjelaskan informasi didapatkannya dari petugas kemanan dan beberapa mahasiswa. Bahwa sudah mengintai dua pelaku tersebut untuk bisa melakukan tangkap basah pelaku pencurian tersebut.

"Karena di Kampus Unimed sudah sering sepeda motor mahasiswa dan Pengawai kehilangan. Jadi, para mahasiswa dan petugas keamanan sudah sangat geram," jelas Surip.

‎Ia mengungkapkan pada saat di pintu keluar, sudah ditunggu oleh petugas keamanan dan beberapa mahasiswa. Alhasil, Surip mengakui saat itu, juga pelaku jadi bulan-bulanan massa yang sudah geram dengan apa dilakukannya.

Namun sayangnya, dari video main hakim sendiri yang beredar dan viral di media sosial seperti Facebook dan Instagram. Petugas keamanan Kampus Unimed berseragam bukan mencegah aksi hakim sendiri. Malah terlihat sekuriti tersebut, ikut serta melakukan pemukulan terhadap terduga pelaku.

"Petugas keamanan dengn cepat lapor polisi dan berupaya mengamankan pelaku agar tidak terus dihakimi masa. Tapi, massa mahasiswa tak terbendung saat polisi datang dan mengamankan pelaku langsung di bawa ke Rumah sakit oleh polisi dari Polsek Percut Seituan," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini