"Sebagian besar banjir telah surut, tinggal 2 lokasi di Pasar Yatefa dan Komplek Organda," katanya.
Pemkot Jayapura tidak menetapkan status Tanggap Darurat karena saat ini status daruratnya masih Transisi Darurat ke Pemulihan sejak 8 Januari 2019 sampai dengan 8 April 2019. Sementara Pemerintah Provinsi Papua melalui BPBD Provinsi Papua memberikan dukungan personel dan logistik berupa 20 paket kesehatan keluarga, 50 paket family kit, 18 paket tambahan gizi, 5 karton sarden besar, 3 karton teh cap bendera, 2 karton sarden kecil, 2 karton garam, 50 paket perlengkapan makan, BPBD Kota Jayapura juga telah memberikan dukungan air bersih.

(Baca Juga: Intensitas Hujan Tinggi, Banjir Rendam Ratusan Rumah di Sarolangun Jambi)
Tim Reaksi Cepat BNPB juga telah berada di Jayapura untuk melakukan pendampingan penanganan darurat. Selain itu, BNPB memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp250 juta kepada wali kota Jayapura.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.