Dadi mengatakan, hasil dari Puslabfor akan diketahui selama 14 hari kerja untuk selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kota Tangerang dan pihak rumah sakit.
"Kalau hasilnya sudah ketahuan nanti akan kita evaluasi ini kesalahan seperti apa, sehingga bisa korslet. Sejauh ini, lampu di bagian lantai dasar sudah menyala tapi belum sepenuhnya, hanya digunakan sebagai penerangan saja," katanya.
(Baca Juga: Cerita Keluarga Pasien RSUD Kota Tangerang yang Panik Selamatkan Adiknya saat Kebakaran)

Seperti diketahui, ruang panel dari RSUD Kota Tangerang mengalami korsleting listrik hingga mengeluarkan percikan api dan menimbulkan kebakaran pada Senin 25 Februari 2019 malam. Sebanyak 156 pasien harus dievakuasi ke 23 rumah sakit yang tersebar di wilayah Tangerang. Hingga kini, rumah sakit itu belum kembali aktif beroperasi.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.