Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

500 Bendera Dirusak OTK, Partai Perindo Wonosobo Lapor Bawaslu

Bramantyo , Jurnalis-Selasa, 26 Februari 2019 |16:44 WIB
500 Bendera Dirusak OTK, Partai Perindo Wonosobo Lapor Bawaslu
Partai Perindo Lapor Bawaslu Wonosobo (Foto: Bramantyo/Okezone)
A
A
A

WONOSOBO - Hilangnya ratusan alat peraga kampanye (APK) berupa bendera di tiga kecamatan di Kabupaten Wonosobo dilaporkan ke Bawaslu Wonosobo.

Lokasi hilangnya ratusan APK berada didapil 2 Wonosobo meliputi kecamatan Leksono, Sukoharjo dan Watumalang.

Keterangan dari ketua DPD Partai Perindo Wonosobo Aan Santoso, hari ini Selasa (26/2/2019) dirinya mendapat laporan jika ada sekitar 500 alat peraga kampanya (APK) berupa bendera Perindo di tiga kecamatan diketahui hilang, diduga karena pencurian atau pengrusakan.

"Hilang atau rusaknya APK jika di total dari tiga kecamatan ada sekitar 500 bendera," jelas Aan Santoso.

Pihaknya menduga, hilangnya APK berupa bendera Perindo ini ada faktor kesengajaan bukan karena alam. Karena ada bukti, orang yang melihat (saksi mata) yang mencabut. Dan terjadi sekira pukul 01.00 - 04.00 WIB dini hari tadi.

Baca Juga: Dihadiri Hary Tanoe, Bazar Murah Partai Perindo di Bogor Makin Meriah

Perindo

Tidak butuh waktu lama dirinya selaku ketua DPD Partai Perindo Wonosobo bersama pengurus partai lainnya langsung melakukan peninjauan lapangan.

Untuk menuju lokasi memakan waktu 2 jam lebih karena medannya cukup ekstrim berliku dan terjal. Dan memang benar disana, APK milik Partai Perindo hilang.

"Kami juga konfirmasi pada Panwascam ternyata dari Panwascam tidak melakukan penertiban. Jadi kami menduga ini betul-betul faktor kesengajaan," lanjut Aan.

Dan pihaknya juga langsung menindaklanjuti kasus tersebut dengan melapor ke masing-masing kecamatan dan Bawaslu tingkat Kabupaten.

"Agar kejadian ini bisa diproses dan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku," lanjutnya.

Menurut Aan laporan ke Bawaslu Wonosobo diterima langsung oleh salah satu Komisioner Bawaslu Eko Vivin Haryanti.

Hasil pertemuannya dengan pihak Bawaslu, lanjut Aan, pihak terkait (Bawaslukab Wonosobo) akan menindaklanjuti semua laporan dari peserta Pemilu yang masuk ke Bawaslu Kabupaten Wonosobo. Asal semua syarat formil dan materiilnya terpenuhi.

"Pihak Bawaslu memberikan kesempatan hingga tiga hari kedepan untuk melengkapi bukti pelaporan yang masih kurang, termasuk jika ada saksi yang melihat," papar Aan.

Perindo

Ditegaskan juga oleh Aan, dengan adanya kejadian pengrusakan APK partai Perindo di tiga kecamatan yang berada di Kabupaten Wonosobo tidak akan takut dan gentar menghadapi gangguan seperti itu. Pihaknya tetap solid dan kompak.

"Kami tidak gentar menghadapi teror atau gangguan ini. Kami tetap solid dan kompak, justru ini menambah semangat kami untuk bisa memenangkan partai Perindo di Kabupaten Wonosobo," tegas Aan.

Aan Santosa menambahkan lokasi dapil 2 merupaka basis kuat dari partai Perindo, diamana di dapil tersebut ditargetkan bisa meraih 2 kursi.

"Tapi minimal satu kursi pasti dapat," pungkasnya.

Baca Juga: 14 Warga Terjangkit DBD, Perindo Fogging Ratusan Rumah di Makassar

(Edi Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement