Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Antar Jenazah Ajudan, Sopir Bupati Demak: Saya Belum Bisa Ngomong

Taufik Budi , Jurnalis-Minggu, 03 Maret 2019 |23:45 WIB
Antar Jenazah Ajudan, Sopir Bupati Demak: Saya Belum Bisa <i>Ngomong</i>
Kondisi Mobil Bupati Demak Usai Kecelakaan di Tol Demak - Semarang (foto: Jasa Marga)
A
A
A

SEMARANG - Kecelakaan maut yang menimpa mobil Bupati Demak M Natsir di Tol Batang - Semarang mengundang keprihatinan banyak pihak. Tak hanya mengakibatkan bodi mobil ringsek di bagian depan, tetapi sang ajudan juga tewas karena menderita luka serius di kepala.

Peristiwa nahas itu bermula saat mobil Innova warna hitam bernopol H 9507 PN melaju dari arah barat menuju timur. Mobil itu dikemudikan Ali Ashari, warga Wonosalam RT 2/2 Demak, dengan penumpang Bupati Demak M Natsir, pengawal pribadi bernama Wijaya warga Gemuh Sayung RT 7/2 Demak serta ajudan Febri Dien warga Pasuruan Jatim.

(Baca Juga: Jenazah Ajudan Bupati Demak Tiba di Kampung Halaman) 

Saat mobil tiba di Tol Batang - Semarang KM 349, mendadak sopir melihat truk tronton yang lampu belakangnya tak menyala. Sopir mobil yang kaget tak mampu mengendalikan laju kendaraannya. Seketika mobil itu menghantam bagian belakang truk hingga ringsek.

"Saya belum bisa ngomong," kata Ali, saat dihubungi, Minggu (3/3/2019).

"Tadi sudah dijelaskan Pak Kasatlantas Polres Batang (kronologi kecelakaan)," ucap dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement