Hendak Kabur saat Ditangkap, Pelaku Pencurian dan Pelecehan Seksual Ditembak

Amir Sarifudin , Okezone · Senin 04 Maret 2019 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 04 340 2025736 hendak-kabur-saat-ditangkap-pelaku-pencurian-dan-pelecehan-seksual-ditembak-UdX9xT5yNM.jpg Polres Balikpapan rilis penangkapan pelaku pencurian dan pelecehan seksual. (Foto : Amir Sarifudin)

BALIKPAPAN – Polres Balikpapan meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan sekaligus pelecehan seksual terhadap ibu dan anaknya di kawasan RE Martadinata Balikpapan Tengah, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Kamis (28/2) malam.

Pelaku ditangkap setelah kakinya ditembak karena ia melakukan perlawanan dan kabur dari penyergapan polisi di rumah mertuanya, kawasan Balikpapan Barat.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta mengatakan, pelaku Fahri (35) berhasil ditangkap pada Sabtu (2/3/2019) di rumah mertuanya di kawasan Kampung Baru, Balikpapan Barat. Pelaku merupakan residivis yang pernah mendekam kasus yang sama.

Identitas pelaku dapat dikenali kepolisian dari keterangan korban. Sebelum kejadian, pelaku pernah kos di depan rumah korban selama enam bulan.

“Korban mengenali suaranya. Dia pernah tinggal kos di depan rumah korban. Jadi sudah paham benar sasarannya. Pelaku langsung masuk ke lantai dua dan lalu ke lantai satu mencari pemilik rumah,” tutur Wiwin, Senin (4/3/2012).

ilustrasi

Adapun korban SH (45) dan KN (10) saat dirampok sempat mendapatkan kekerasan seksual dari pelaku Fahri dengan menelanjangi SH dengan muka ditutup dan mulut disumpel. Bahkan kedua korban sempat diborgol oleh pelaku.

“Borgol yang dia miliki itu katanya punya adiknya kerja sebagai security,” ujar Kapolres.

Dari tangan pelaku sejumlah bukti yang sita yakni uang Rp593 ribu hasil kejahatan, helm, pisau, borgol, sabu, dan alat hisab.

"Uang hasil kejahatan dipakai beli kebutuhan sehari-hari dan sabu," ucapnya.

(Baca Juga : KPAI Koordinasi dengan Polisi Tangani Kasus Threesome di Pancoran)

Akibatnya kepolisian memberi ancaman Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman 9 tahun. Sedangkan untuk kasus pelecehan seksual pihaknya akan memberikan pasal terberat.

"Pelaku ini saat melakukan kekerasan seksual kepada ibu yang jadi korban, " katanya.

Setelah ini kepolisian akan mengembangkan pemeriksan terhadap pelaku ini, apakah masih ada lokasi lain yang pernah dirampoknya, mengingat Fahri merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama pada 2014.

(Baca Juga : Fakta-Fakta Pasutri yang Ajak Anaknya Threesome)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini