Bawaslu DKI Masih Klarifikasi Adanya Dugaan Pelanggaran Pemilu di Munajat 212

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 04 Maret 2019 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 04 605 2025395 bawaslu-dki-masih-klarifikasi-adanya-dugaan-pelanggaran-pemilu-di-munajat-212-2AIE340PNQ.jpg Acara Munajat 212 di Monas, Jakarta (foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait ada atau tidaknya unsur pelanggaran Pemilu di acara Munajat 212 di Monas, pada 21 Februari 2019. Sejauh ini Bawaslu DKI masih melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak.

"Sedang melakukan klarifikasi itu," kata Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri saat dikonfirmasi Okezone, Senin (4/3/2019).

(Baca Juga: Fadli Zon Heran Acara Munajat 212 Dinilai Politis) 

Dihadiri Ribuan Umat Muslim, Begini Suasana Malam Munajat 212

Klarifikasi sendiri, kata Dia, dilakukan mulai besok terhadap para pelapor dan pihak lain yang terkait. Sayangnya, Jufri enggan menjelaskan siapa saja yang akan dipanggil untuk diklarifikasi dalam acara itu.

''Klarifikasi mulai besok dilakukan klarifikasi kepada pelapor setelah lor dan seterusnya ya," ungkapnya.

Untuk menyelidiki apakah ada dugaan pelanggaran dalam acara, Bawaslu terlebih dahulu melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pihak. Dari informasi yang dikumpulkan itu nantinya akan diketahui apakah ada unsur pelanggaran.

Hingga saat ini sejak dilaksanakannya acara tersebut terhitung sudah lebih dari 10 hari berlalu. Namun, Bawaslu masih berupaya untuk membuktikan apakah ada pelanggaran dalam acara Munajat 212 tersebut.

Sementara Komisioner Bawaslu Rahmat Bagja masih memastikan adanya unsur pelanggaran dalam acara Munajat 212. Dia menambahkan, kajian dugaan pelanggaran pemilu di Munajat 212 bukan hasil adanya aduan atau laporan melainkan temuan Bawaslu di lapangan.

"Sejauh ini kan ada kalimat-kalimat seperti itu, ada juga doa-doa, ya jangan kemudian saya buat kesimpulan sendiri itu bahaya," katanya.

(Baca Juga: Bawaslu DKI Akan Awasi Kegiatan Munajat 212 di Monas) 

Dihadiri Ribuan Umat Muslim, Begini Suasana Malam Munajat 212

Bagja tidak menampik akan memanggil sejumlah tokoh politik yang hadir dalam acara Munajat 212 tersebut. Hal itu, sambung Bagja, untuk mengklarifikasi temuan di‎ lapangan soal dugaan pelanggaran pemilu.

"Kalau kemudian Bawaslu DKI memerlukan datanya, memerlukan buat kemudian apakah yang bersangkutan diindikasikan melanggar maka mau tidak mau harus diklarifikasi. Jangan sampai kita tidak mendengarkan keterangan dari yang bersangkutan," kata Bagja.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini