nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

34 Korban Longsor Tambang di Bolaang Mongondow Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 08:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 06 340 2026397 34-korban-longsor-tambang-di-bolaang-mongondow-berhasil-dievakuasi-tim-sar-EBarydojj2.jpg Evakuasi korban longsornya tambang emas di Bolaang Mongondow. (Foto: BNPB)

JAKARTA – Evakuasi penambang emas tanpa izin yang tertimbun longsor di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, terus dilakukan Tim SAR Gabungan. Mereka bekerja 24 jam tanpa berhenti dengan sif antarpetugas.

Hingga hari ini, Rabu 6 Maret 2019, sekira pukul 07.00 Wita, sebanyak 34 korban telah berhasil dievakuasi. Mereka terdiri dari 18 orang selamat dalam kondisi luka-luka dan 16 korban meninggal dunia.

"Untuk jumlah korban meninggal dunia sampai hari ini dan sudah teridentifikasi Tim DVI Antemortem Polda Sulawesi Utara. Bupati Bolaang Mongondow telah menetapkan Surat Keputusan Tanggap Darurat selama 14 hari mulai 27 Februari hingga 12 Maret 2019. Sampai saat ini angka korban tertimbun belum ada data yang pasti," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Rabu (6/3/2019).

(Baca juga: Puluhan Penambang Emas Tertimbun Longsor di Bolaang Mongondow Sulut)

Tambang emas di Bolaang Mongondow longsor. (Foto: BNPB)

Ia mengatakan, operasi SAR ditambah tiga hari dan akan diperpanjang kembali jika masih memungkinkan dan atas kesepakatan serta permintaan Pemkab Bolaang Mongondow dan keluarga korban.

Sutopo memaparkan, alat berat yang digunakan untuk mengevakuasi para korban yakni dua unit ekskavator. Dia mengatakan, penggalian material longsor yang menimbun korban di lokasi penambangan rakyat terus dilakukan tanpa berhenti dengan sistem kerja sif.

"Begitupun tim evakuasi yang terdiri dari SAR Gabungan juga melaksanakan tugasnya 24 jam nonstop sejak hari Senin pagi ketika hasil kajian di lokasi sudah memungkinkan tim evakuasi masuk ke lubang. Basarnas terus mengoordinasi Tim SAR Gabungan dalam proses evakuasi," ujar Sutopo.

(Baca juga: Kronologi Puluhan Penambang Emas di Bolaang Mongondow Tertimbun Longsor)

Tambang emas di Bolaang Mongondow longsor. (Foto: BNPB)

Berikut ini daftar 18 korban yang berhasil dievakuasi:

1. Deni Mamonto (31), warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu.

2. Sudarto Tulong (40), warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

3. Pian Potabuga (42), warga Kelurahan Genggulang, Kotamobagu Utara, Kotamobagu.

4. Topan Potabuga (43), warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

5. Anas Sutiyo Nugroho (24), warga Desa Bongkudai, Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Boltim.

6. Mardianto Singosari (32), warga Desa Bongkudai, Kecamatan Modayag Barat, Boltim.

7. Awal Mamonto (35), warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

8. Haya Londa (35), warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

9. Nadin Simbala (25), warga Desa Bilalang Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

10. Langku Alikarang (38), warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

11. Risko Tampoi, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Bolmong.

12. Uding Dotulong, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

13. Toni Paputungan, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

14. Heldi Mokoagow, warga Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kotamobagu.

15. Muin Andrease, warga Desa Solimandungan, Kecamatan Bolaang, Bolmong.

16. Fandi Modeong, warga Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Bolmong.

17. Rustam Golonggom, warga Desa Tudu Aog, Kecamatan Lolayan, Bolmong.

18. Sapri Mokodompit, warga Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

Tambang emas di Bolaang Mongondow longsor. (Foto: BNPB)

Kemudian ini data 16 korban meninggal dunia:

1. Rifai Mamonto (39), warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

2. Julfikran Makainda (16), warga Mataindo, Kecamatan Pinolosoian Tengah, Kabupaten Bolsel.

3. Erwin Paputungan (35), warga Desa Mopusi Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

4. Waldi Tiwang, warga Desa Pangian, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolmong.

5. Muksa Mamonto, warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

6. Martoni Asiking, warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

7. Teddi Mokodompit, warga Desa Pontodon Timur, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.

8. Abdul Pitres Larene (44), warga Bilalang III, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolmong.

9. Rusman Pobela, warga Desa Pangian, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolmong.

10. Harsono Mokoginta, warga Desa Tudu Aog, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolmong.

11. Juslan Rantenilu (36), warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong (hasil identifikasi Tim Antemortem DVI).

12. Novri Sumaila (27), warga Desa Padang Barat, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolmong Utara.

13. Herlan Okong (21), warga Desa Mopusi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

14. Hajini Mokodompit (42), warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

15. Renti Nanasi, warga Desa Tudu Aog, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolmong.

16. Ilham Gonibala, warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

(han)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini