nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lamongan Masuki Siaga Merah, Warga di Bantaran Sungai Bengawan Solo Diminta Waspada

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 08 Maret 2019 16:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 08 519 2027467 lamongan-masuki-siaga-merah-warga-di-bantaran-sungai-bengawan-solo-diminta-waspada-9cSV3QSNHf.jpg Pasar Hewan Karanggeneng Lamongan, Jawa Timur, Terendam Banjir (foto: Istimewa)

LAMONGAN - Ketinggian air di papan pantau aliran Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Lamongan. Bahkan berdasarkan data BPBD Kabupaten Lamongan, papan pantau di Babat, Laren, dan Karanggeneng, sudah memasuki siaga merah.

Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Lamongan Muslimin mengakui papan ukur di beberapa titik di Kabupaten Lamongan sudah memasuki siaga merah.

(Baca Juga: 17.268 Jiwa Terdampak Banjir, Bupati Madiun Tetapkan Tanggap Darurat Banjir) 

"Untuk papan ukur yang ada di Kecamatan Laren berada di posisi 5.57 meter yang juga berstatus Siaga Merah," ungkap Muslimin saat dihubungi Okezone, Jumat (8/3/2019).

 

Selain di Laren, papan ukur di Babat dan Karanggeneng hingga Jumat siang juga menunjukkan tren peningkatan cukup hingga mencapai siaga merah.

Menurutnya, air setiap saat bertambah lantaran kiriman dari hulu perlahan - lahan. "Laporan yang masuk ke kita Babat sudah di angka 8,27 meter masuk siaga merah, Laren 5,67 meter memasuki siaga merah, Karanggeneng di ketinggian 4,52 meter siaga merah, dan Kuro ketinggian 2,21 meter atau dalam kondisi siaga kuning," jelasnya.

Beberapa lokasi di Lamongan salah satunya di Pasar Hewan Kecamatan Karanggeneng yang terletak di bantaran Sungai Bengawan Solo sudah mulai tergenang sejak Jumat pagi.

(Baca Juga: Video Bus Terobos Banjir di Tol Ngawi Bikin Merinding) 

Bahkan permukiman warga di Desa Banaran, Kecamatan Babat sudah mulai terendam banjir sejak Kamis petang kemarin.

Pihak BPBD juga mengimbau kepada para warga yang berada di sekitaran bantaran Sungai Bengawan Solo untuk bersiaga. "Kita sudah minta setiap warga yang berada di bantaran Sungai Bengawan Solo untuk menyelamatkan barang - barang berharga dan mengungsi bila sewaktu - waktu air meluap," ucapnya.

(fid)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini