nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangkap Ikan di Perairan Indonesia, Kapal Vietnam Diamankan

Antara, Jurnalis · Sabtu 09 Maret 2019 04:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 09 340 2027667 tangkap-ikan-di-perairan-indonesia-kapal-vietnam-diamankan-GGK6HHWKJ0.jpg Foto Ilustrasi Okezone

TANJUNGPINANG - Kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Teuku Umar-385 Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada I, berhasil menangkap kapal ikan Vietnam yang diduga menangkap ikan di wilayah Perairan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI).

Panglima Koarmada I Laksda TNI Yudo Margono mengatakan, penangkapan kapal ikan asing itu berawal saat KRI Teuku Umar-385 melaksanakan patroli di wilayah perairan Indonesia, kemudian mendapatkan kontak kapal yang mencurigakan pada posisi 03 51 740 U - 110 09 340 T (11 NM di luar LK, 4 NM di dalam ZEEI).

"Menindaklanjuti hal tersebut, dengan sigap KRI Teuku Umar-385 melaksanakan prosedur pengejaran, penangkapan, dan penyelidikan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap muatan, anak buah kapal dan dokumen kapal tersebut," ujarnya saat dihubungi Antara.

 ss

Yudo mengemukakan, dari hasil pemeriksaan diketahui nama Kapal BV 3709 TS, kebangsaan Vietnam, dengan nakhoda Hayah Chi. Muatan tujuh palka ikan campuran.

"Saat dilakukan pemeriksaan terhadap KIA BV 3709 TS tersebut ditemukan satu pucuk pistol bius," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kapal BV 3709 TS diduga melakukan pelanggaran karena melaksanakan mencuri ikan di perairan ZEEI tanpa izin dan dokumen.

Komandan KRI Teuku Umar-385 Letkol Laut (P) Abdul Rajab memerintahkan Kapal BV 3709 TS tersebut dibawa ke Lanal Ranai untuk proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Penangkapan kapal ikan asing tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam hal ini Koarmada I dalam penegakkan kedaulatan dan hukum di laut. "Unsur KRI Koarmada I agar meningkatkan patroli di perbatasan serta tidak ragu dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran dan aktifitas ilegal serta pencurian sumber daya alam yang ada di perairan Indonesia bagian barat," tegasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini