nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siti Aisyah Bebas, PM Malaysia Mahathir Mohamad Bantah Dapat Tekanan dari Indonesia

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 14:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 12 18 2028866 siti-aisyah-bebas-pm-malaysia-mahathir-mohamad-bantah-dapat-tekanan-dari-indonesia-tpelUi1Kwy.jpg Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Foto/Reuters

KUALA LUMPUR – Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad membantah bahwa pemerintah Malaysia mendapat tekanan terkait bebasnya Siti Aisyah (26), yang dituduh membunuh Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

"Saya tidak punya informasi (mengenai itu)," kata Mahathir lapor The Star via Strait Times, Selasa (12/3/2019).

Mahathir mengatakan pembebasan perempuan asal Serang, Banten itu sudah sesuai aturan hukum.

"Ini adalah keputusan pengadilan. Dia diadili dan kasusnya diberhentikan. Jadi proses sudah yang mengikuti jalur hukum, " kata dia.

BacaKemenlu: Siti Aisyah Tidak Bebas Murni, Bisa Didakwa Kembali

BacaJokowi Nilai Siti Aisyah Tak Terlibat Pembunuhan, Tapi Hanya Dimanfaatkan

Foto/Okezone

Sebelumnya di hadapan para wartawan, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly yang duduk bersebelahan dengan Siti Aisyah mengungkapkan, berdasarkan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan lobi-lobi ke pemerintahan Malaysia, mulai dari eks Perdana Menteri Najib Razak hingga Perdana Menteri Malaysia saat ini Mahathir Mohamad.

Siti Aisyah dan seorang warga negara Vietnam, Doan Thi Huong dituduh membunuh Kim Jong-nam, saudara tiri dari Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017.

Foto/Reuters

Pihak berwenang mengatakan bahwa keduanya tertangkap kamera melumurkan cairan yang diduga sebagai racun berbahaya VX ke wajah Kim Jong-nam di ruang tunggu bandara.

Setelah proses panjang, Siti Aisyah akhirnya dinyatakan bebas oleh Jaksa Penuntut Malaysia. Dengan begitu, Siti Aisyah bebas dari hukuman mati setelah jaksa penuntut Malaysia mencabut tuntutannya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini